Jubir Wapres : Salah Sebut Kasal Sebagai ‘Panglima’ Tak Ada Kesengajaan

maiwanews – Salah dalam menyebut Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai ‘Panglima’ dalam sebuah pidato, adalah murni kekeliruan biasa dan tidak ada unsur kesengajaan.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Wakil Presiden (Wapres) Basduki Baidlowi terkait sambutan Wapres Ma’ruf Amin di acara vaksinasi COVID-19 di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten, Kamis (19/8/2021) lalu.

Masduki meminta semua pihak agar tidak menganggap serius kejadian itu karena berpotensi membuat orang lain tidak nyaman. “Itu keliru saja, nggak ada kesengajaan,” ungkap Masduki Baidlowi kepada wartawan, Sabtu (18/9/2021).

Menurut Masduki, Wapres tidak ingin membuat suasana tidak nyaman pada siapapun. Jadi kata dia, Wapres Ma’ruf Amin berharap agar ketidaksengajaan itu tidak dimaknai yang terlalu jauh.

Apalagi lanjut Masduki, menyadari kekeliruannya, tak lama kemudian Ma’ruf Amin langsung mengoreksi sendiri salah ucapnya di acara yang juga dihadiri Kasal Laksamana Yudo Margono.

Seperti diketahui, Laksamana Yudo Margono adalah salah satu kandidat kuat menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang tidak lama lagi akan memasuki masa pensiun.

Kandidat lain yang tidak kalah kuatnya adalah Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa. Kedua jenderal tersebut baik Yudo maupun Andika disebut-sebut memiliki kans yang sama kuatnya menduduki tampuk tertinggi TNI.

Banyak yang memperkirakan Presiden Jokowi lebih condong memilih Andika Perkasa yang juga merupakan menantu mantan Kabin Jenderal Purnawirawan Hendropriyono, namun urut giliran tiga matra TNI juga bisa jadi pertimbangan utama Jokowi.

BERITA LAINNYA

.