HUT PMI Ke-76 Digelar secara Daring

20210919-imam-utomo-dan-pengurus-pmi-jatim-mukernas-dan-hut-76
Ketua PMI Jatim Imam Utomo beserta pengurus mengikuti Mukernas dan peringatan HUT PMI ke-76 di Markas PMI Jatim. Sabtu 19 September 2021.

maiwanews – Ketua PMI Provinsi Jawa Timur, H Imam Utomo S, 19 September 2021, hadir dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PMI tahun 2021 bersamaan dengan Puncak Peringatan HUT PMI ke-76, di kantor markas PMI Jawa Timur.

Ketua umum PMI Pusat, HM Jusuf Kalla resmi membuka Mukernas PMI tahun 2021 secara nasional yang dilakukan secara daring yang di ikuti 34 PMI Provinsi se-Indonesia

Ketua PMI Jawa Timur, H Imam Utomo S,  bersama para pengurus PMI Jatim, mengikuti jalannya acara tersebut.

Sesi sidang pleno yang pertama dipimpin Wakil Ketua Umun Ginanjar Kartasasmita dan Sekjen Soedirman Said, dengan setiap masing-masing PMI provinsi memberikan laporan, dengan adanya laporan tersebut agar PMI Pusat mendapatkan masukan dari daerah-daerah, termasuk evaluasi program kerja dan program PMI Provinsi ke depan.

Dalam kesempatan ini Imam Utomo melaporkan tiga hal penting, yang antaranya penyediaan plasma konvalesen, rencana vaksinasi oleh PMI Pusat dan issu bencana alam yang mengarah pada tsunami di Pacitan, Jawa Timur.

Mantan Gubernur Jawa Timur dua periode ini, menambahkan bahwa PMI kabupaten/kota telah mendapat arahan dari Dinkes Kab/kota tentang rencana vaksinasi Covid-19 yang akan diselenggarakan PMI pusat yang berkerja sama PMI Provinsi. Sekarang PMI Provinsi Jawa Timur
tinggal menunggu datangnya vaksinasi.

Sedangkan untuk hal ketiga yang perlu disikapi yaitu ekspos menyangkut isu BMKG, masalah akan terjadinya bencana alam yang mengarah menjadi terjadinya golombang tsunamai di Pacitan. Oleh karena itu ketua PMI Jatim meminta ke PMI pusat umtuk segera mengisi gudang yang ada di Gresik dengan beberapa keperluan bencana antaranya baby kit, family kiy, kitchen set maupun matras.

PMI Jatim juga melakukan pengecekan jalur evakuasi dan menyiapkan peralatan yang akan diperlukan apa bila terjadi bencana. (FL)