
maiwanews – Pasukan penjaga perdamaian Rusia di Nagorno-Karabakh melakukan kontrol objektif terhadap situasi di area tanggung jawab menggunakan kendaraan udara tak berawak (unmanned aerial vehicle/UAV) Orlan-10. Kemenhan (Kementerian Pertahanan) Fedrasi Rusia melaporkan Selasa 28 September.
Pesawat tanpa awak itu diluncurkan menggunakan peluncur di belakang truk Kamaz. UAV membantu pasukan penjaga perdamaian Rusia memantau situasi. Dari UAV (sebagian kalangan menyebutnya sebagai drone -red), dikirim data pada waktu sebenarnya (real-time) ke titik kontrol.
Pemantauan situasi sepanjang waktu dilakukan hampir di seluruh wilayah di zona tanggung jawab kontingen penjaga perdamaian Rusia. Dari data UAV, petugas mengumpulkan, meringkas, dan memverifikasi informasi tentang pelanggaran.
Kehadiran pasukan penjaga perdamaian Rusia di wilayah itu terkait dengan konflik Azerbaijan dengan Armenia, kedua negara sama-sama mengklaim wilayah tersebut sebagai bagian dari negaranya.
Sesuai perjanjian dalam pernyataan bersama Presiden Federasi Rusia, Presiden Republik Azerbaijan, dan Perdana Menteri Republik Armenia, disepakati gencatan senjata lengkap mulai pukul 00:00 waktu Moskow pada 10 November 2020. (z/Kemenhan Rusia)









