
maiwanews – Fahira Idris Senin 18 Oktober malam menyatakan selama empat tahun masa jabatannya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berhasil mengurai persoalan ruwet ibu kota. Secara bertahap sejak dilantik pada 16 Oktober 2017 lalu janji-janji kampanyenya menjadi program kerja dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Jakarta 2017-2022.
Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Fahira Idris menjelaskan Gubernur Anies mengusung pendekatan pembangunan kolaboratif. Hal ini dinilai efektif menyelesaikan berbagai persoalan di Jakarta. Dalam konsep ini Pemprov DKI (Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota) Jakarta menjadi platform sementara warga menjadi co-creator.
Dengan pendekatan tersebut benang merah persoalan rumit Jakarta berhasil ditemukan untuk kemudian diselesaikan secara bertahap. Sementara program pembangunan dilaksanakan dengan mengedepankan asas transparan dan akuntabel.
Gubernur Anies dikatakan menjalankan pembangunan dengan corak utama berpihak pada warga terpinggirkan dan dipinggirkan serta berorientasi pada kepentingan publik.
Ia mencontohkan persoalan transportasi dan kemacetan, saat ini transportasi publik Jakarta sudah terintegrasi, terjangkau, dan nyaman. Dengan demikian masyarakat banyak beralih ke angkutan umum. Hal ini berdampak pada berkurangnya kemacetan dan polusi udara.
Terkait penggusuran, Fahira mengatakan pembangunan berbagai kampung susun merupakan upaya dalam menuntaskan persoalan penggusuran warga. Kampung susun dibangun dengan melibatkan warga sejak perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan.
Persoalan warga Kampung Merah di Jakarta Utara, Gubernur Anies melakukan penataan, membuka akses memperoleh air bersih, fasilitas publik, hingga pembangunan Kali Betik. Kebijakan ini diambil setelah selama bertahun-tahun warga di wilayah itu diangap ilegal sehinga hak dasarnya tidak terpenuhi.
Pada 16 Oktober Gubernur Anies menyerahkan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) sementara kawasan kepada perwakilan koperasi warga Kampung Merah sekaligus meresmikan Jembatan Kali Betik di kampung itu.
Fahira juga mengingatkan bagaimana Bugernur Anies menyelesaikan perosalan Alexis dan reklamasi Teluk Jakarta serta penanggulangan banjir. Jumlah titik banjir dikatakan semakin menurun seiring menurunnya jumlah pengungsi akibat banjir.
Dalam hal penanggulangan pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019), Fahira menyebut Jakarta adalah salah satu daerah terbaik di Indonesia.
Untuk kedepannya, Fahira berharap peningkatan efektivitas program pembangunan lain misalnya program hunian uang muka (down payment/DP) nol rupiah. (z)
Wadan lantamal VI Makassar Berikan Pengarahan Kepada Personel Tidur Dalam Mako Lantamal VI
Presiden dan Menteri ATR Bahas Isu Pertanahan
Panglima Dampingi Presiden Berikan Pengarahan ke Dansat Jajaran TNI
Operasi Lilin 2024, Aktivitas di Berbagai Gerbang Tol dari dan ke Jakarta Meningkat
Pj Sekda Irwan Adnan Mengpresiasi dan Mengatensi Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Kota Makassar









