
maiwanews – Sekelompok massa menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Merdeka Peduli Rakyat Kamis 28 Oktober menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Sulawesi Selatan. Sekitar 50 orang peserta aksi dipimpin Arsyad menyatakan menolak penghapusan BBM bersubsidi.
Demonstrasi dimulai sekitar pukul 16:30 WITA, massa melakukan orasi dan membakar ban bekas. Pada pukul 17:12 WITA massa diterima oleh Kabag Aspirasi Andi Pandauleng.
Kepada pengunjuk rasa, Andi Pandauleng menyampaikan bahwa aspirasi mahasiswa telah diterima dan segera ditindaklanjuti. Ia menambahkan, tindak lanjut atas aspirasi itu membutuhkan proses.
Andi Pandauleng juga menjelaskan, laporannya sudah dibuat tapi belum ditandatangani oleh komisi terkait. Direncanakan hari Rabu pekan depan akan dilaporkan ke pimpinan.
Setelah proses laporan, akan diadakan rapat dengar pendapat, kelompok mahasiswa tersebut akan dihubungi untuk informasi selanjutnya.
Massa membubarkan diri pada pukul 17:52 WITA dengan tertib. Secara keseluruhan aksi unjuk rasa berlangsung aman. (andik)
Hardiknas di Makassar, Appi Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Pemkot Makassar Hadiri Rakor Stunting Bersama Wagub Sulsel
Polisi Ungkap Kasus Narkoba dan Pupuk Bersubsidi di Sidrap
Pjs Wali Kota Makassar Pimpin Rakor Persiapan Musim Hujan
Pjs Walikota Makassar Hadiri Rakornas Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah









