Haris Azhar-Fatia: Luhut tak Mau Lagi Mediasi, Bentuk Arogansi Pejabat

maiwanews – Pada mediasi ketiga yang digagas Polda Metro Jaya kembali gagal memertemukan dua belah pihak yang berseteru yakni Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dengan pihak Haris Azhar dan aktifis Kontras Fatia Maulidiyanti.

Ditemani pengaranya, Luhut yang hadir di Polda Metro Jaya mengaku kecewa atas tidak hadirnya pihak Haris-Fatia. Luhut bahkan menyatakan tak ingin lagi mauk ikut mediasi dan lebih memilih jalur pengadilan untuk menyelesaikan masalah antar mereka.

Menangapi komentar tersebut, pihak Haris dan Fatia melontarkan kritik atas sikap Luhut itut. Fatia mengatakan, langkah dan klaim sepihak Luhut bahwa mediasi telah gagal dan lebih baik ketemu di pengadilan, merupakan sikap arogansi seorang pejabat publik.

“Kami menilai langkah tersebut merupakan bentuk arogansi pejabat publik yang tidak membuka ruang diskusi ataupun menghormati mekanisme kepolisian terkait keadilan restoratif (restorative justice),” ujar Fatia dalam keterangannya, Selasa (16/11/2021).

Bukan hanya itu, Fatia juga menyebut bahwa sikap dan pernyataan Luhut tersebut juga mengesankan bahwa dirinya selaku pejabat negara, memiliki kuasa untuk mengatur jalannya proses mediasi.

Untuk diketahui, tiga kali Polda menjadwalkan mediasi antara Luhut dan Haris-Fatia, tak sekalipun kedua belah pihak bertemu. Pada mediasi pertama yang seharusnya dilaksanakan 21 Oktober 2021, Haris-Fatia datang ke Polda Metro Jaya sedangkan Luhut tidak hadir.

Pada mediasi kedua yang seharusnya dilaksanakan 1 November 2021, Luhut tidak bisa hadir karena sedang tidak berada di Indonesia. Lalu pada mediasi ketiga yang seharusnya dilakukan Senin (15/11), Luhut memenuhi hadir namun giliran Haris-Fatia yang tidak bisa hadir.