
maiwanews – Pentagon Jumat 19 November WIB atau hari Kamis waktu setempat mengatakan Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Ukraina dan sekutu lainnya untuk melawan agresi Rusia. Pernyataan itu disampaikan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin saat menyambut mitranya dari Ukraina.
Menhan (Menteri Pertahanan) Ukraina Oleksii Reznikov Kamis (18/11/2021) berkunjung ke Pentagon (markas besar dephan AS) untuk menegaskan kembali dukungan Amerika Serikat (AS) untuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina. Kedua menhan membahas berbagai masalah keamanan, termasuk tindakan Rusia di kawasan itu.
Kedua pemimpin militer itu sepakat bekerja sama secara erat memajukan prioritas bersama sebagaimana digariskan dalam Kerangka Pertahanan Strategis (Strategic Defense Framework) AS-Ukraina. Dokumen ini ditandatangani pada 31 Agustus.
Menhan Austin mengatakan kerangka itu menciptakan landasan untuk memperkuat kemitraan pertahanan strategis kedua negara.
“Saya berharap dapat mendiskusikan bagaimana kita dapat menerapkan kerangka kerja itu untuk terus memajukan prioritas bersama melawan agresi Rusia dan memperdalam kerja sama di bidang-bidang seperti keamanan Laut Hitam, pertahanan siber, dan berbagi intelijen”, ujar Menhan Austin.
Dalam pertemuan itu Menhan Austin menegaskan kembali komitmen AS membangun kapasitas pasukan Ukraina agar lebih efektif mempertahankan wilayah kedaulatannya.
“Kami memantau dengan cermat gerakan militer Rusia baru-baru ini di perbatasan Anda. Dan kami memperjelas kekhawatiran kami tentang aktivitas destabilisasi Rusia dan keinginan kami untuk transparansi lebih besar”, ungkap Menhan Austin.
Untuk mempromosikan keamanan regional, Menhan Austin mengatakan dia akan terus berkonsultasi dengan Ukraina serta para sekutu dan mitra di kawasan tentang inisiatif keamanan.
Menhan Ukraina Oleksii Reznikov pada kesempatannya menyampaikan terima kasih kepada Menhan Austin telah menjadi tuan rumah pertemuan itu. Dia mengaku menghargai hubungan strategis Ukraina dengan Amerika Serikat dan bantuan rakyat Amerika dalam melawan agresi Rusia.
“Di Ukraina, kami sangat menyadari bahwa Rusia dapat melakukan eskalasi kapan saja. Kami siap untuk membela negara kami dan masa depan anak-anak kami. Kemungkinan eskalasi ini pasti akan memiliki konsekuensi bencana bagi seluruh Eropa. tempat sangat bergantung pada persatuan dan tekad dunia beradab untuk menghentikan agresi”, ujar Reznikov. (*)
Prabowo Tegaskan Komitmen Penguatan Kemitraan Indonesia–Thailand
Prabowo Akan Terima Kunjungan Resmi Albanese
Kapolri Pastikan Keamanan dan Pelayanan Optimal pada 'May Day Fiesta' di Monas
?Wali Kota Makassar Pastikan Seleksi Sekda Berjalan Transparan dan Profesional?
Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Pertama Rusia









