
maiwanews – COVID-19 varian omicron terdeteksi di California Amerika Serikat. Gedung Putih mengumumkan seorang warga di wilayah itu diidentifikasi mengidap penyakit itu. Sementara para ilmuwan terus melakukan penelitian terhadap virus tersebut, termasuk mempelajari risikonya.
Anthony Stephen Fauci di Gedung Putih Rabu 1 Desember di Gedung Putih menjelaskan kasus COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) varian omicron terdeteksi pada seorang pelancong. Pelancong bersangkutan kembali dari Afrika Selatan pada tanggal 22 November dan dinyatakan positif pada 29 November.
Anthony Stephen Fauci atau Anthony Fauci adalah pakar bidang kesehatan, ia menjabat sebagai direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases sejak 1984.
Pemerintah Amerika Serikat bulan lalu mengambil kebijakan pembatasan perjalanan dari Afrika Selatan. Kebijakan ini membuat marah Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa.
Presiden Cyril Ramaphosa menyebut larangan itu tidak dapat dibenarkan. Pembatasan perjalanan dikatakan secara tidak adil mendiskriminasikan Afrika Selatan. Larangan perjalanan tidak berdasarkan sains dan tidak akan efektif mencegah penyebaran COVID-19 varian omicron.
Varian omicron pertama kali terdeteksi di wilayah itu oleh para ilmuwan Afrika Selatan. Penamaan omicron disesuaikan dengan huruf ke-15 dari alfabet Yunani. (VOA/hiu)









