Teleskop James Webb Tiba di Posisi, Hampir 1 Juta Mil dari Bumi

20220108-tim-teknis-james-webb-memantau-di-pusat-operasi
Tim teknik di Pusat Operasi Misi Teleskop Luar Angkasa James Webb NASA di Institut Sains Teleskop Luar Angkasa di Baltimore memantau kemajuan saat sayap cermin utama kedua observatorium berputar ke posisinya, Sabtu, 8 Januari 2022.

maiwanews – Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (National Aeronautics and Space Administration/NASA) mengumumkan kesuksesan teleskop antariksa James Webb mencapai posisi sesuai target. Sesaat sebelumnya, pendorong dinyalakan untuk menyelesaikan koreksi terakhir pasca peluncuran.

Selama hampir 5 menit atau 297 detik, roket pendorong dihidupkan agar teleskop Webb masuk ke orbit terakhirnya. Pihak NASA dalam pernyataanya hari Senin (24/01/2022) menyebutkan, pendorong diaktifkan pada pukul 2 siang EST (Eastern Standard Time -red).

Orbit terakhir teleskop James Webb berada di sekitar titik Langrange Matahari-Bumi Kedua atau disebut dengan L2. Jaraknya hampir 1 juta mil (1.609.344 km) dari Bumi.

Dengan bantuan pendorong, kesepatan Webb bertambah sekitar 3,6 mil per jam atau 1,6 meter per detik, seperti kecepatan orang berjalan kaki. Tambahan kecepatan itu diperlukan untuk mengirimnya ke orbit bernama “halo” di sekitar titik L2.

Administrator NASA Bill Nelson meluapkan ekspresinya atas kesuksesan teleskop Webb mencapai orbit dengan mengatakan, “Webb, selamat datang di rumah!”. Kepada seluruh tim, ia mengucapkan selamat atas semua kerja keras mereka memastikan Webb tiba dengan selamat di L2.

“Kami selangkah lebih dekat untuk mengungkap misteri alam semesta. Dan saya tidak sabar untuk melihat pandangan baru pertama Webb tentang alam semesta musim panas ini!”, ungkap Nelson.

Orbit Webb akan memungkinkan teleskop itu melihat kosmos secara luas pada saat tertentu, serta peluang optik teleskop dan instrumen ilmiahnya menjadi cukup dingin untuk berfungsi dan melakukan sains secara optimal.

Webb menggunakan propelan (bahan pendorong -red) sesedikit mungkin untuk koreksi arah saat bergerak keluar ke ranah L2. Penghematan dilakukan agar Webb memiliki lebih banyak stok propelan dalam melakukan operasinya.

Propelan dibutuhkan dalam melakukan penyesuaian kecil untuk menjaga Webb pada orbitnya (station-keeping) dan momentum untuk melawan efek tekanan radiasi matahari pada pelindung matahari berukuran sangat besar (unloading). (z)