Buntut ‘Tuhan Bukan Arab’, Koalisi Ulama Laporkan Dudung ke Puspomad

maiwanews – Buntut dari ‘Yuhan Bukan Arab’, sebuah elemen masyarakat yang mengatasnamakan Koalisi Ulama, Habaib & Pengacara Anti Penodaan Agama melaporkan Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jendral Dudung Abdurachman ke Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad).

Jenderal Dudung dilaporkan dengan dugaan penghinaan terhadap agama atas sebuah pernyataan bahwa ‘Tuhan Bukan Orang Arab’ di media sosial YouTube beberapa waktu lalu.

Koordinator Koalisi Ulama, Damai Hari Lubis mengatakan, Jendral Dudung melakukan tindakan yang sebaliknya daripada kewajiban-kewajiban tupoksinya sebagai salah satu peran sebagai aparatur abdi pilar ketahanan negara.

“Jadi tidak sepantasnya secara etika dan secara hukum terkait pernyataan ‘Tuhan Bukan Orang Arab’,” kata Damai Hari Lubis dalam keterangan resminya yang dikutip Minggu (30/1).

Damai menilai hukum seharusnya tetap melekat pada Dudung meski berpangkat Jendral dan menyandang status KSAD. menurutnya, Dudung seyogyanya memiliki kepribadian dan kebijakan yang patut ditunggu dan ditiru, namun sikap yang terjadi dinilai justru sebaliknya.

Dudung kata dia, melakukan dugaan perbuatan pelanggaran hukum sehingga seharusnya yang berwenang bisa mengusut atau memprosesnya secara ketentuan yang berlaku meskipun belum ada masyarakat pelapor atau mengadukan.

“Dan secara hukum ucapan Sang Jendral sebagai seorang Perwira Tinggi ini perilaku tidak elok, selain sebagai seorang Muslim dan pernyataan ini menurut pendapat saya adalah bagian dari tindak pidana formil, dan merupakan delik umum,” kata dia.

Lebih lanjut Damai berharap, Puspomad dapat mengusut dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Dudung karena laporan itu dibuat sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

“Harapan Kami adalah semoga maraknya peristiwa delik penodaan agama, ujaran kebencian yang dilakukan oleh oknum individu-individu dan atau kelompok yang ada dapat dituntaskan secara due process dan equal dengan berpedoman sesuai rule of law atau konstitusional,” ucap dia.

Laporan tersebut menurutnya, telah dilayangkan kepada pihak Puspomad pada 28 Januari 2022 lalu dan mengklaim telah diterima oleh pihak Puspomad bernama Agus Prasetyo.

Sebelumnya, pada acara Podcast Deddy Corbuzier yang tayang di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada November 2021, Dudung bercerita beragam persoalan hingga menyinggung soal pentingnya bersedekah dan menolong orang dan mengungkap cara dirinya berdoa kepada Tuhan.

“Kalau saya berdoa setelah shalat, berdoa saya simpel aja, ya Tuhan, pakai Bahasa Indonesia aja karena Tuhan kita bukan orang Arab. Ya Tuhan, ya Allah SWT, saya ingin membantu orang, saya ingin menolong orang,” kata Dudung ketika itu.

BERITA LAINNYA

.