Selain Belajar, Mahasiswa Harus Bisa Gali Isu Secara Produktif

maiwanews – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, menjadi pembicara pada Talk Show Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) dengan tema Pelajar Kekinian, Pembawa Perubahan.

Emil Dardak, panggilan akrab Wagub Jatim ini mengatakan, saat ini para pelajar utamanya mahasiswa selain tugasnya belajar mereka harus bisa memahami dan menggali issue atau peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat. Dengan banyaknya pelajar yang memahami dan menggali issue terkini dari setiap kebutuhan yang terjadi di masyarakat, maka akan membuka pikiran, sekaligus memberikan gagasan dan solusi dari permasalahan yang terjadi.

“Saat ini yang bisa membahas sekaligus menggali issue terkini ditengah masyarakat dan memberikan sumbangsih pemikiran adalah para pelajar, karena mereka bisa memberikan effort terbaik. ,” ungkap Emil Dardak di Gedung P2KK UMM Malang, Sabtu (05/02/2022).

Ia memberikan contoh, salah satu issue, pembangunan infrastruktur seperti jalan tol yang mengkoneksikan antar wilayah di berbagai daerah dapat menggerakan sektor ekonomi. Keberadaan jalan tol sebagai konektivitas daerah, hal ini bisa dibahas oleh para pelajar sebagai issue aktual untuk digerakan menjadi berbagai potensi ekonomi yang bermanfaat untuk masyarakat.

Mantan Bupati Trenggalek ini menambahkan, pemerintah saat ini mencanangkan Proyek Infrastruktur sebagai tulang punggung ekonomi yang membutuhkan peran dari semua sektor baik dari negara dan pemerintahan, swasta dan pihak lain, disinilah para mahasiswa agar bisa memahami issue yang dapat meningkatkan nilai ekonomi kita selain membahas tentang kapitalisasi sampai idealisasi negara.

Karena menurut Emil, pelajar sekarang harus bisa membangun kompetensi seiring perubahan dunia kerja akibat hadirnya revolusi 4.0. Di revolusi industri 4.0, banyak berkembangan pekerjaan yang bersifat analitis yang ditambah semakin fleksibelnya perusahaan seiring kemajuan informasi dan inovasi teknologi.

Emil menambahkan, dalam Milenial Job Cente (MJC), para Gig workers tidak hanya akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan klien, mereka juga akan mendapatkan pelatihan hingga mentorship, dengan harap dapat tercipta pula karakteristik seorang wirausahawan yang tangguh dan tangkas.

Diakhir penjelasannya, Emil ingin para pemuda dan pelajar yang hadir sekarang ini bisa melihat fenomena gig economy, merupakan suatu kondisi ekonomi yang memungkinkan tersedianya pekerjaan fleksibel dan perusahaan yang cenderung ingin merekrut kontraktor serta pekerja lepas daripada karyawan dengan kontrak kerja penuh. (i)