
maiwanews – Sekjen NATO menegaskan dukungan aliansi keamanan Atlantik Utara terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Bosnia dan Herzegovina. Ia juga menyampaikan seruan agar Bosnia dan Herzegovina tetap berkomitmen pada aspirasi Euro Atlantiknya.
Dalam konferensi pers bersama dengan Ketua Tri Presidensi Bosnia dan Herzegovina Sefik Dzaferovic, Sekjen NATO (North Atlantic Treaty Organization/Pakta Pertahanan Atlantik Utara) Jens Stoltenberg mengatakan aliansi akan berbuat lebih banyak lagi untuk berdiri bersama mitra.
Dengan meningkatkan dukungan politik dan praktis, NATO dapat membantu membangun ketahanan dan mencegah agresi di masa depan. “Kami baru saja melakukan diskusi konstruktif”, ungkap Stoltenberg hari Rabu (25/05/2022) di markas NATO di Brussels, Belgia. Diskusi keduanya terkait bagaimana upaya agar dapat lebih memperdalam kerja sama NATO dengan Bosnia dan Herzegovina.
Dalam pertemuan tersebut, Stoltenberg juga membahas peran NATO dalam Operasi ALTHEA, sebuah operasi pengerahan militer di Bosnia dan Herzegovina untuk mengawasi pelaksanaan Perjanjian militer Dayton. Operasi ini merupakan kelanjutan dari EUFOR (European Union Force Bosnia and Herzegovina).
Dia mengatakan bahwa kerja sama NATO dengan Uni Eropa dalam hal ini tetap penting dan bahwa NATO akan terus mendukung operasi penting Uni Eropa ini.
Sekretaris Jenderal menyoroti pentingnya struktur terpadu Bosnia dan Herzegovina, termasuk angkatan bersenjata, salah satu lembaga multi-etnis terkuat di negara itu. Dia menekankan bahwa lembaga-lembaga ini mutlak penting bagi stabilitas negara dan mereka harus dilestarikan.
“Saya mendesak semua pihak untuk menghentikan retorika bersifat memecah belah dan mengambil langkah nyata menuju rekonsiliasi”, kata Stoltenberg. (hiu)









