
maiwanews – Menanggapi maraknya informasi tentang anak pemulung meninggal dunia akibat kelaparan, pihak dinsos memberikan klarifikasi.
Pihak dinsos membenarkan adanya anak pemulung meninggal dunia, tapi warga Kelurahan Bangkala Kecamatan Manggala itu wafat bukan karena kelaparan. Berita penyebab kematian itu disebut sebagai hoaks.
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Makasar Andi Pangerang Nur Akbar hari Kamis, 4 April 2024, melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Bangkala dan Pemerintah Kecamatan Manggala.
Hasil penelusuran menunjukkan korban meninggal hari Selasa, 2 April 2024 setelah magrib. Korban meninggal akibat menderita sakit. Korban merasakan sakit di bagian kepala, perut, dan mengalami demam.
Ibu Kandung korban menuturkan, sebelum sakit anaknya makan dengan teratur. Ketika sakit, anaknya menjadi tidak nafsu makan.
Keluarga almarhum juga memilki KIS. Secara administrasi kependudukan, mereka beralamat di Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini. Namun mereka sekeluarga hidup berpindah-pindah. (z/Humas Kominfo Makassar)
Catatan:
Dinsos adalah singkatan dari Dinas Sosial.
Plt merupakan singkatan dari Pelaksana Tugas.
KIS adalah akronim dari Kartu Indonesia Sehat.
Pemkot Makassar Dukung Kejurnas Shorinji Kempo 'Rektor Unhas Cup XVI'
Muhammadiyah-Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Bangun Kota Makassar
Forum Perangkat Daerah Dinas Sosial Kota Makassar, Sinergi untuk Kesejahteraan Sosial
TP PKK Kota Makassar Gelar Family Gathering di Hari Ibu, Perkuat Kekompakan dan Solidaritas
Dinas Kominfo Makassar Menerima Kunker Kominfo Kota Bontang









