Program Kelas Akselerasi MAN I Bojonegoro Menuju RM

KEPALA MAN I BOJONEGORO HM ASYIK SYAMSUL HUDA

Program Kelas Akselerasi MAN I Bojonegoro Menuju RMBI

BOJONEGORO – Sejak tahun pelajaran 2009/2010, MAN 1 Bojonegoro telah menyelenggarakan kelas program unggulan, yaitu membuka kelas bilingual sebagai langkah awal menuju Rintisan Madrasah Berstandar Internasional (RMBI).

Selanjutnya pada tahun pelajaran 2010/2011, MAN 1 Bojonegoro menambah program unggulannya dengan membuka 1 kelas program akselerasi (percepatan). Tahun ini telah di buka 3 kelas bilingual, 1 kelas akselerasi dan 6 kelas reguler.

Kepala Sekolah MAN I Bojonegoro, HM. Asyik Syamsul Huda, menyatakan penyelenggaraan program akselerasi ini merupakan salah satu implementasi dari Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 5 ayat 4, yaitu “bahwa warga Negara yang memiliki kercerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus”.

Dikatakan Asyik, program akselerasi adalah program pelayanan pendidikan peserta didik yang memiliki potensi cerdas istimewa dan/atau berbakat istimewa (CI/BI). Dalam program akselerasi, penyelesaian pendidikan dapat ditempuh dengan jangka waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan program seperti biasanya. Artinya peserta didik kelompok ini dapat menyelesaikan pendidikan di SD/MI dalam jangka waktu 5 tahun dan di SMP/MTs atau SMA/MA dalam waktu 2 tahun.

Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilaksanakan oleh beberapa lembaga penelitian perguruan tinggi, sebut Asyik, diperkirakan terdapat 2,2% anak usia sekolah yang memiliki kualifikasi CI+BI. Menurut data BPS tahun 2006 terdapat 52.989.800 anak usia sekolah.

Proses pembelajaran di kelas program akselerasi, menurut Asyik, sedikit berbeda dengan kelas reguler. Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum diferensiasi, artinya kurikulum yang memberikan tugas dan kegiatan berbeda dari rata-rata siswa pada umumnya sesuai dengan kebutuhan belajarnya.

Asyik menyatakan, beban belajar yang dipersingkat dari 3 tahun menjadi 2 tahun, tidak akan menjadi kendala bagi para siswa kelas program akselerasi, sebab input kelas akselerasi mempunyai grade yang lebih tinggi dibandingkan kelas reguler, yaitu rata-rata nilai raport 8,00 dan IQ minimal 125.

Disamping itu, berbagai program diadakan dalam rangka memberikan layanan penyelanggaraan pendidikan di MAN 1 Bojonegoro. Diantaranya adalah adanya layanan klinik belajar yang sangat bermanfaat bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Adanya kunjungan dokter ke madrasah untuk memberikan layanan kesehatan bagi para siswa.

Disediakannya food court yang menyediakan berbagai makanan bergizi yang sangat dibutuhkan siswa, sebab proses pembelajaran di MAN 1 Bojonegoro, mulai pukul 06.45-15.00 WIB untuk kelas reguler dan 06.45-16.00 WIB untuk kelas program unggulan.

“Dengan demikian, melalui pengelolaan program akselerasi di MAN 1 Bojojnegoro ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan berkualitas dan memiliki karakter islami yang mampu bersaing, bersanding, dan bertanding pada tingkat regional, nasional ataupun internasional,” tegas Asyik.

BERITA LAINNYA

.