Abubakar Ba’asyir: Ini Rekayasa Amerika

abubakar ba'asyirmaiwanews -Abubakar Ba’asyir menyebut penangkapan yang dilakukan terhadap dirinya merupakan rekayasa negeri adidaya Amerika Serikat.

“Ini rahmat bagi semua, rahmat dari Allah. Ini rekayasa Amerika,” kata Ba’asyir saat baru tiba di Mabes Polri, Jakarta, Senin 9 Agustus 2010.

Ba’asyir tiba di Mabes Polri, Senin 9 Agustus 2010 sekitar pukul 12.40 dengan menggunakan mobil Nissan warna hitam dengan nomor polisi L 3752 ED.

Ba’asyir ditangkap di Banjar Patroman, Ciamis, Jawa Barat, dalam perjalanan pulang ke Solo. Direktur Pesantren Al Mukmin Ngruki, Wahyudin mengatakan, setiap pekan kedua, Ustad Ba’asyir memang selalu melakukan pengajian di Bandung, Ciamis, Tasik, Garut, Jawa Barat.

Selain Abubakar Baasyir, istri Ba’asyir, Umi Aisyah Ba’asyir, dan istri Direktur Pesantren Ngruki Wahyuddin juga diamankan polisi. Ba’asyir diduga ditangkap karena dianggap merestui kegiatan terorisme di Aceh.

Mabes polri menjelaskan bahwa penangkapan Ba’asyir dipercepat terkait pernyataan Presiden SBY yang mengatakan bahwa dirinya sedang menjadi sasaran serangan teroris.

Sementara itu, putra Abubakar Ba’asyir menyebut tindakan penangkapan atas bapak dan ibunya oleh polisi dilakukan dengan tidak manusiawi dan tidak berakhlak.

“Kenapa Polri tidak menunggu sepulang ke rumah. Kalau seperti itu menunjukkan tindakan tidak beradab dan tak berakhlak,” kata Abdurrohman dalam jumpa pers di Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Solo, Senin, 9 Agustus 2010.

BERITA LAINNYA

.