TNI Kirim Kapal Perang KRI Frans Kaisiepo ke Lebanon

kri fran kaisiepomaiwanews – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) mempersiapkan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Frans Kaisiepo-368 untuk dikirim ke Lebanon akhir Agustus 2010 mendatang.

Pengiriman akan dilakukan beserta 100 personelnya dalam misi perdamaian dunia di Lebanon, yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda XXVIII-B/UNIFIL.

“Pengiriman MTF yang kedua kalinya ke Unifil Lebanon ini merupakan bukti meningkatnya kepercayaan PBB terhadap TNI dalam perannya menjaga perdamaian dunia,” kata Asops Panglima TNI Mayor Jenderal TNI Soehartono Suratman dalam rilisnya, Jumat 13 Agustus 2010.

Hal itu dikatakan Tono Suratman saat membuka Latihan Penyiapan Satuan Tugas (satgas) Maritim Task Force (MTF)  Konga  XXVIII-B/UNIFIL (United Nations Interm Force In Lebanon)  di Pusat Latihan Operasi Laut Kolatarmatim Ujung Surabaya, Kamis, 12 Agustus 2010.

Penugasan ini lanjutnya, merupakan implementasi dari cita-cita yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke empat yang berbunyi “Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial”.

Turut hadir dalam dalam pembukaan latihan tersebut antara lain Kapuskes TNI Marsma TNI dr. Mariono R. Sp.OG., Sp.Kp,  Asops Kasal Laksamana Muda TNI Ignatius Dadiek Surarto, Aspers Kasal Laksamana Muda TNI Bambang Budianto,  Pangarmatim Laksamana Muda TNI Bambang Suwarto, Kepala PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) TNI Brigjen TNI I Gede Sumertha KY, PSC, dan Wakapuspen TNI Brigjen TNI Setyo Sularso

RI Frans Kaisiepo-368. KRI  dari jenis Sigma Klas Korvet Belanda yang masuk jajaran Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Timur (Satkorarmatim). Kapal Perang Indonesia ini nantinya akan bergabung dengan kapal perang angkatan laut negara lain yang tergabung dalam Gugus Tugas MTF.

KRI Frans Kaisiepo-368 yang dikomandani Letkol Laut (P) Wasis Priyono dalam tugasnya akan membawa 1 buah helikopter BO-105 dengan jumlah personel total 100 orang, dengan rincian ABK 88 orang, pilot dan Crew Heli 7 orang, dokter dan paramedis 2 orang, Kopaska 1 orang dan penyelam 2 orang.

Pengriman ini adalah yang ke dua kali ikut mengemban misi perdamaian dunia dalam Satgas MTF Konga XXVIII-B/Unifil. Tahun lalu, TNI juga telah mengirimkan KRI Diponegoro-365 untuk tugas yang sama.

KRI Frans Kaisiepo-368 rencananya akan meninggalkan pangkalan Surabaya pada akhir Agustus 2010 dan bertugas selama 8 bulan, dengan rincian 2 bulan pelayaran berangkat dan kembali serta 6 bulan berada di medan operasi perairan Lebanon.

Sebelum pemberangkatan, saat ini personel mulai mengikuti latihan pratugas di Pusat Latihan Operasi Laut Kolatarmatim Ujung Surabaya. Rute yang akan dilewati KRI Frans Kaisiepo-368 selama pelayaran menuju Lebanon nantinya adalah Surabaya-Jakarta-Belawan-Cochin-Salalah-Port Said-Beirut.