Ba’asyir tak Pernah Berhubungan Dengan Bank

abubakar ba'asyirmaiwanews – Tim Pengacara Muslim (TPM) Ahmad Michadan membantah pernyataan polisi bahwa Abubakar Ba’asyir memiliki rekening yang digunakan mentransfer dana untuk menyokong gerakan teroris di Aceh.

Menurut Michdan, Ustaz Abubakar Ba’asyir bukan hanya tidak punya rekening, tapi sekaligus tidak pernah punya rekening. Bahkan lanjut Michdan, Ba’asyir tidak pernah berhubungan dengan pihak Bank.

“Jangankan melakukan transfer dana, Ba’asyir selama ini tak pernah berhubungan dengan pihak bank,” kata Ahmad Michdan di Jakarta, Sabtu, 14 Agustus 2010.

Michdan malah mempertanyakan perihal keterkaitan dua personel polisi dan satu mantan personel polisi dalam jaringan teroris Aceh. “Apakah dua anggota Polri itu akhirnya dinyatakan terlibat?” tanya Michdan.

Sebelumnya diberitakan bahwa Polri mengaku bahwa pihaknya memiliki data rekening yang membuktikan keterlibatan Abubakar Ba’asyir sebagai penyokong dana latihan militer teroris di Aceh.

Nilai data arus transaksi yang berkait dengan Ba’asyir menurut Polisi, mencapai Rp1 miliar.  “Kisaran jumlahnya hampir mendekati angka Rp1 miliar,” kata Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Polisi Ketut Untung Yoga, di Mabes Polri, Jumat kemarin, 13 Agustus 2010.

Menurut Untung, jumlah itu berasal dari pimpinan JAT Jakarta, Haris, sebesar Rp400 juta, Haryadi Rp150 juta, dr. Syarif Rp200 juta, dan sejumlah uang tunai dari tangan Maulana yang tewas dalam penggerebekan sebelumnya.

Namun baik Untung Yoga maupun Kabareskrim Ito Sumardi, tidak menyebutkan apakah rekening dan transfer dana tersebut atas nama Abubakar Ba’asyir sendiri atau bukan.

BERITA LAINNYA

.