Federasi Sepakbola Perancis (French Football Federation – FFF) menjatuhkan hukuman larangan bertanding sebanyak 18 kali pada Anelka. Hukuman dijatuhkan setelah Anelka melakukan penghinaan terhadap pelatih timnas Raymond Domenech saat jeda waktu pertandingan Piala Dunia 2010 melawan Meksiko di Polokwane Afrika Selatan.
Akibat penghinaan yang dilakukan saat itu Anelka dipulangkan dari Piala Dunia. Keputusan pemulangannya mengejutkan pemain yang memeluk agama Islam pada tahun 2004 tersebut, ia mengaku tidak pernah menghina sang pelatih dan tidak akan pernah mengeluarkan kata-kata menyakitkan.
Beberapa pemain Perancis lainnya juga mendapat hukuman dari FFF, tapi hukuman Anelka adalah yang terberat. Patrice Evra dihukum lima pertandingan karena memimpin kawan-kawannya memboikot sesi latihan setelah Anelka dipulangkan.
Franck Ribery mendapat hukuman tiga pertandingan dan Jeremy Toulalan satu pertandingan. Eric Abidal yang juga ikut dalam aksi boikot tidak mendapat hukuman.
India-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
Putin-Lukashenko Bahas Kerja Sama Strategis dalam Pertemuan di Volgograd
Menlu AS Beri Penghargaan Perempuan Pemberani Internasional 2025
Presiden Prabowo Terima Menlu Prancis, Tekankan Penguatan Kemitraan
Gedung Putih Sebut Houthi Serang Kapal Perang AS Sebanyak 174 Kali









