PAN Tidak Setuju Tarif Dasar Listrik Dinaikkan Lagi

tjatur sapto edymaiwanews – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Tjatur Sapto Edy menyatakan tidak setuju dengan rencana Pemerintah menaikkan lagi tarif dasar listrik (TDL) 15% untuk menutup pengurangan subsidi.

“Memang pemerintah harus menurunkan subsidi listrik sebesar Rp14 triliun pada tahun 2011,” kata Tjatur.

Namun menurutnya, pengurangan subsidi yang telah disepakati tersebut jangan lantas diartikan pemerintah harus menaikan tarif dasar listrik yang harus ditanggung masyarakat.

“Tidak harus berarti adanya kenaikan TDL sebesar 15%. Masalah ini perlu dibahas dan disepakati bersama DPR,” kata Tjatur di gedung DPR, Kamis, 19 Agustus 2010.

Mengantisipasi penurunan subsidi listrik menurut Tjatur, bisa dengan bebagai cara, salah satu diantaranya adalah melalui kerja keras menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik.

Penurunan BPP listrik dapat dilakukan misalnya dengan penyelesaian program pembangunan pembangkit 10.000 megawatt tahap 1 dan 2 serta mempercepat substitusi gas kepada pembangkit-pembangkit BBM dan menurunkan losses PLN hingga di bawah sembilan persen.

Terkait upaya pemerintah meningkatkan ketersediaan listrik dan cakupan listrik, Tjatur mengatakan, fraksinya mendukung, mengingat masih terdapat rakyat yang hingga kini belum mendapat layanan listrik.