maiwanews – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) telah mengabulkan gugatan Persatuan Sepakbola Nasional (PSSI) dengan membatalkan pembekuan induk sepakbola tanah air tersebut oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Dengan putusan PTUN itu, diharapkan kisruh sepakbola tidak berlarut-larut dan sanksi FIFA pada Indonesia segera berakhir. Namun Menpora Imam Nahrawi justru memutuskan memempuh langkah banding.
Mantan Ketua Umum KONI, Agum Gumelar mengatakan, langkah yang telah dilakukan oleh Menpora dapat membahayakan posisi pemerintahan karena membuat banyak orang kesal akibat kisruh sepakbola nasional yang tak kunjung reda.
Konsidi semakin runyam kata Agum, menyusul pendekatan kekuasaan yang ditempuh Menpora dengan lembaga dibawahnya yakni KOI dan KONI yang terancam ikut dibekukan jika tidak mengikuti perintahnya.
Karena itu Agum meminta Presiden Jokowi turun tangan mengatasi sikap salah seorang menterinya tersebut sebelum masalah menjadi semakin pelik.
“Tolong Pak Jokowi jangan biarkan pembantu-pembantu melakukan pendekatan dengan kekuasaan. Jangan sampai dibenci oleh masyarakat,” ujar Agum mengingatkan, Jumat (14/8/2015).
Wagub Sulsel Buka Seminar Edukasi Kaukus Perempuan Parlemen
Pemkot Makassar Siap Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di TPA Antang
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
Arus Mudik Lebaran 2025, Hampir 1 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Presiden dan Menteri ATR Bahas Isu Pertanahan









