maiwanews – Partai Golkar versi Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono mengklaim, 80% DPD Golkar seluruh Indonesia telah merapat ke kubunya.
Menanggapi klaim kubu Agung Laksono tersebut, Bendahara Umum Golkar hasil Munas Bali, Bambang Soesatyo menyebutkan bahwa hal itu hanya klaim palsu.
Buktinya kata Bamsoet, panggilan Bambang Soesatyo, banyak anggota fraksi Golkar yang ada sekarang jutru protes karena namanya dicantumkan sebagai pengurus Golkar Ancol meskipun tidak pernah dihubungi. Kalaupun dihubungi kata dia, sudah menolak.
“Hanya klaim dan bisa-bisanya mereka saja. Memangnya DPD bodoh dan harus ikut munas nggak jelas dengan mandat palsu?” kata Bambang.
Dijelaskan Bamsoet, mereka semua hadir di Munas Bali. Dengan demikian lanjut Bamsoet, para ketua dan sekretaris DPD I dan DPD II otomatis jadi saksi, mana munas yang benar dan mana yang abal-abal.
Seperti diketahui, saat berlangsung rapat konsolidasi nasional Glkar kubu Aburiza Bakrie di Hotel Sahid yang dihadiri 480 lebih pemilik suara, kubu Agung Laksono juga mengatakan bahwa sebagian besar mereka sekaligus juga datang ke kubu Agung Laksono.
Namun keesokan harinya, ratusan DPD I dan DPD II itu justru ramai-ramai mengawal DPP Golkar melaporkan kubu Agung Laksono ke Bareskrim Polri dan juga mengawal surat ke Menkumham.









