maiwanews – Aksi demonstrasi ribuan pengemudi angkutan umum berplat kuning seperti taksi, angkutan kota (angkot), Metro Mini, Kopaja dan Bajaj kembali berlangsung di Jakarta, Selasa (22/3/2016).
Dalam aksi yang berlangsung di sejumlah titik di ibukota seperti di Istana Negara dan depan Gedung DPR itu, terjadi bentrok dengan pengemudi ojek berbasis online sperti Gojek.
Akibatnya, sejumlah taksi mengalami kerusakan karena terkena lemparan batu. Taksi Blue Bird maupun Expres tidak luput jadi korban dari aksi anarkisme tersebut.
Seorang peserta demo mengatakan, konvoi taksi Expres dari depan Gedung DPR melewati Semanggi menuju Monas, tiba-tiba diserang dengan batu oleh sekitar 50-an pengemudi Gojek.
Bentrok di persimpangan Sudirman-Kasablanka diawali dengan pelemparan sekelompok pengemudi ojek yang berada di flyover yang mengenai taksi yang sedang berkonvoi.
Akibat pelemparan itu, terjadi bentrokan saling lempar batu antara kedua kelompok. Bentrokan ini berlangsung sekitan 20 menit.
Sementara itu, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menyebutkan, pihaknya sudah amankan 4 orang di Polda terkait anarkis itu.
“Kita sudah amankan 4 orang di Polda terkait anarkis tadi pagi. Para provokator yang lakukan kerusuhan sudah kami amankan,” kata Kombes Krishna Murti di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/3/2016).
Kemenkumham Jatim Berbagi Kebahagian dengan Pengemudi Ojek Online
Literasi Digital dan Keuangan Rendah, Sultan: Penyebab Judi Online Marak
Pemkot Surabaya Siapkan Surat Edaran Dan Sosialisasi Ke Sekolah, Cegah Judi Online
Polisi Ringkus Selebgram Terduga Pelaku Promosi Judi 'Online'
Pemkot Surabaya Imbau Warga Tak Buang Limbah Rumen Hewan Kurban Sembarangan









