Daftar Isi Tas Milik Nazaruddin yang Disita

nazaruddinmaiwanews – Pada saat Muhammad Nazaruddin sedang menjalani pemeriksaan awal di Komisi Pemberantasan Korpsi (KPK), penyidik KPK memperlihatkan kepada publik isi tas milik tersangka suap pembangunan Wisma Atlet sea Games 2011 itu.

Pempublikasian barang yang sudah dijadikan barang bukti tersebut, dilakukan oleh KPK saat berlangsung jumpa pers bersama KPK, Polri, dan Imigrasi di gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Sabtu, 13 Agustus 2011.

Selain Busyro Muqoddas, turut hadir dalam jumpa pers itu Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto, Chandra M Hamzah, M Jasin, dan Haryono Umar beserta Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komjen (Pol) Sutarman dan ketua tim penjemputan, Brigjen Pol Anas Yusuf.

Berikut isi tas Nazaruddin yang ditunjukkan penyidik KPK selengkapnya:
1. Satu buah Blackberry Torch warna hitam tanpa tutup belakang dengan memory card merk Sandisk 4 GB dan kartu SIM Movistar (dari operator seluler Amerika Latin)
2. Satu buah Blackberry Bold 9700 tanpa tutup belakang dengan memory card 2 GB 1 unit Nokia C5 silver dengan kartu SIM Viettel (operator seluler dari Vietnam)
3. HP Nokia C5
4. HP Nokia E7 warna hitam
5. Satu buah flash disk merk Sony Vaio 4 GB.
6. Satu buah power crystal
7. Satu buah jam tangan hitam dalam kondisi kaca depan pecah
8. Satu buah charger Blackberry
9. Satu tiket elektronik atas nama Syarifudin dari Cartagena ke Bogota
10. 5 buah kartu nama
11. Uang tunai total berjumlah US$ 20 ribu.
12. Satu dompet berisi uang USD 100 lima lembar dan beberapa lembar uang Peso
13. Tas hitam merk Dunhill.

Selain isi tas, dalam jumpa pers itu juga ditunjukkan topi tradisonil yang dipakai Nazaruddin saat diwawancara skype oleh seorang penggiat sosial media, Iwan Piliang yang lalu disiarkan secara luas oleh televisi di tanah air.

Nazaruudin tiba di tanah air melalui Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta Timur pada pukul 19.45 WIB setelah menempuh perjalanan selama 38 jam dari Kolobia dengan pesawat carter Gulfstream jenis G-550 Nomor N913PD yang disewa KPK senilai Rp. 4 miliar.

Dari bandara Halim, iring-iringan yang membawa Nazaruddin langsung menuju Mako Brimob kelapa Dua, Depok. Di tempat itu, Nazaruddin menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dibawa ke KPK malam itu juga.