maiwanews – Seperti diuga sebelumnya, jika dilakukan voting, akan ada beberapa anggota Fraksi Golkar yang akan berbeda pilihan dengan kebijakan partainya dengan memilih opsi Pilkada langsung.
Nusron Wahid yang namanya mencuat pasca dipecat oleh DPP Partai Golkar. Nusron dan dua rekannya dipecat partainya karena telah mengambil langkah yang bertentangan dengan keputusan partai yakni mendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Dalam voting RUU Pilkada yang berlangsung Jumat 26 September 2014 dinihari WIB, sebanyak 11 anggota Golkar terlihat berdiri ketika Priyo Budi Santoso partai berlambang pohon beringin itu menyebut opsi Pilkada langsung.
Dari 11 anggota Golkar yang memilih opsi Pilkada langsung, juga terliha beberapa nama yang cukup populer diantaranya politisi senior Charuman Harahap dan Nudirman Munir.
Meski menambah 11 suara, namun kubu Pilkada langsung tidak mampu melawan dominasi Koalisi Merah Putih, terlebih setelah Partai Demokrat menyatakan netral dan dilanjutkan dengan aksi walk out.
Di akhir perhitungan, kubu pendukung opsi Pilkada langsung memperoleh 135 suara dan kubu pendukung opsi Pilkada melalui DPRD memperoleh 226 suara.
Seperti diketahui, dua rekan Nusron Wahid yang dipecat lainnya adalah Agus Gumiwang dan Poempida Hidayatullah. Sebagai konsekwensi pemecatan itu, ketiganya dipastikan tidak akan dilantik sebagai anggota DPR periode berikutnya.









