Demo di Polsek, Ratusan Siswa SMKN 2 Desak Pemukul Guru Dihukum Berat

maiwanews – Ratusan siswa dan siswi SMKN 2 Makassar menggelar aksi unjuk rasa di depan Polsek Tamalate yang terletak di jalan Danau Tanjung Bunga, Makassar, Kamis (11/10/2016).

Dalam aksinya, para siswa yang membawa spanduk dan poster itu mengecam keras aksi pemukulan oleh orang tua siswa terhadap salah seorang guru di sekolah kejuruan tersebut bernama Dasrul.

Mereka menuntut agar AS, siswa kelas 2 SMKN 2 Makassar jurusan Gambar beserta ayahnya Adnan Ahmad dihukum seberat-beratnya.

Para pengunjuk rasa berpendapat, aksi penyeroyokan yang dilakukan ayah dan anak tersebut sudah melewati batas yang menyebabkan Dasrul mengalami luka.

Bukan hanya itu, para pengunjuk rasa yang dihadiri pula oleh Ketua PGRI Sulawesi Selatan Prof Wasir Thalib dan Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Adi Suryadi Culla, juga menuntut agar AS yang ikut melakukan pemukulan dikeluarkan dari sekolah.

Saat ini baik AS maupun ayahnya Adnan Ahmad masih ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polsek. Keduanya dikenakan pasal 351 dan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan dan pengeroyokan dengan ancaman kurungan 2 tahun penjara.