maiwanews – Bendera Merah Putih tidak dikibarkan saat tim bulu tangkis Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark, MInggu (17/10/2021).
Tidak dikibarkannya bendera merah putih itu merupakan akibat sanksi dari WADA (Badan Antidoping Dunia) yang juga dikenakan bagi dua peserta Piala Thomas lainnya yakni Korea Utara dan Thailand.
Sebelumnya, tiga negara termasuk Indonesia masih diizinkan turun di kejuaraan regional, kontinental, dan dunia, namun tidak bisa mengibarkan bendera nasional mereka selain di olimpiade.
Indonesia berhasil menjadi juara Piala Thomas dengan mengalahkan China 3-0 di laga final yang berlangsung di Ceres Arena, Minggu (17/10/2021) malam WIB.
Tim Thomas Indonesia memperoleh poin dari kemenangan Anthony Sinisuka Ginting, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, dan Jonatan Christie.
Sementara Kevin Sanjaya Sukamuljo/Daniel Martin dan Shesar Hiren Rhustavito, yang masuk line-up di laga pamungkas tidak tampil karena Indonesia sudah lebih dulu meraih tiga poin.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi yang tinggi keberhasilan tim bulu tangkis putra Indonesia memboyong Piala Thomas Cup 2020. Menurutnya, prestasi ini sangat membanggakan dan menjadi momen kebangkitan bulu tangkis Indonesia.
“Beberapa waktu lalu, tim ganda putri bulu tangkis berhasil memperoleh emas Olimpiade pertama sepanjang sejarah Indonesia. Kini trofi Thomas Cup juga bisa kembali setelah 19 tahun lamanya. Tahun ini betul-betul momen kebangkitan bulu tangkis Indonesia,” kata Puan dalam keterangannya yang dikutip, Senin (18/10/2021).
Puan bersyukur walaupun Bendera Merah Putih tak bisa dikibarkan dalam upacara pemberian trofi, tidak mengurangi tim Merah Putih untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa.









