Hasil Survei KedaiKOPI, Elektabilitas Ahok-Djarot Turun ke 27,5 Persen

maiwanews – Sinyalemen selama ini bahwa terjadi terjadi tren penurunan elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Sjarot Saiful Hidaya (Ahok-Djarot), nampaknya mulai terbukti.

Berdasarkan hasil survei terbaru Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menunjukkan, elektabilitas pasangan Ahok-Djarot kini turun drastis ke angka 27,5 persen.

Meski masih tertinggi, elektabilitas Ahok-Djarot  kini terpaut tidak terlalu jauh dengan dua pasangan calon lainnya yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang memiliki elektabilitas 21 persen, serta pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebesar 23,9 persen.

Dari survey yang dilakukan pada 19-24 Oktober 2016 dengan melibatkan 694 responden yang tersebar di 5 kota dan 1 kabupaten di DKI Jakarta itu, sebanyak 27,5 persen responden belum menyatakan dukungan atau swing voters.

Mengaku gunakan dana sendiri, survei KedaiKOPI dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sebesar 4 persen.

“Suara pasangan lain tak jauh beda dari survei lembaga lain, tapi di sini suara untuk Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) tinggal 27,5 persen,” kata pendiri KedaiKOPI, Hendri Satrio, di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 30 Oktober 2016.

Pada survei KedaiKOPI sebelumnya yakni pada September 2016, elektabilitas Ahok masih bertengger di angka cukup meyakinkan yakni 41,5 persen.