Ical Yakin Hasil Munas Golkar Bali Disahkan Kemenkumham

golkar-bendera-maiwanewsmaiwanews – Aburizal Bakrie menyatakan keyakinannya bahwa hasil Musyawarah Nasional (Munas) IX di Nusa Dua, Bali tangga 30 Nopember-4 Desember 2014 lalu, akan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumhaM).

Hal itu diungkapkan Ical, panggilan Aburizal Bakrie melalui kicauan di akun Twitternya, Rabu 10 Desember 2014. “Sy optimis hasil Munas Bali ini akan disahkan oleh Kemenkumham karena legal standing-nya jelas”, kata Ical.

Legal standing yang dimaksud Ical bahwa selain sesuai AD/ART, Munas Golkar Bali juga dihadiri oleh seluruh Ketua dan Sekretaris DPD I dan DPD II dari seluruh Indonesia.

Apalagi kata Ical, pelaksanaan Munas di Bali yang dihadiri 547 emilik suara, merupakan hasil Keputusan Rapimnas Golkar di Yogyakarta. Mereka yg belakangan menolak Munas Bali jelas Ical, saat Rapimnas itu juga hadir dan setuju.

Terkait tuduhan bahwa Munas Bali tidak demokratis, Ical memembantahnya. Ical menjelaskan, di Munas Bali, berkesempatan maju untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum Golkar. Beberapa calon kata dia, justru memilih tidak hadir dan mengundurkan diri.

Seperti diketahui, Munas Golkar tandingan yang digelar Presidium Penyelamat Golkar di Ancol, diklaim panitia dihadiri 284 pemilik suara. Di Munas itu, Agung Laksono terpilih sebagai ketua umum, sementara Priyo dan Agus Gumiwang sitetapkan sebagai wakil ketua umum.

Selain memilih pengurus Golkar tandingan, Munas Golkar Ancol juga menyatakan keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan menjadi salah satu partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK.