maiwanews – Ada fenomena baru yang cukup mengkhawatirkan yakni munculnya simbol-simbol PKI di beberapa daerah seperti di Salatiga, Jember dan Pamekasan yang bertepatan dengan perayaan HUT ke-70 Republik Indonesia (RI) tahun ini.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengataan, fenomena simbol PKI tersebut menunjukkan bahwa faham komunis di tanah air belum hilang.
“Itu sinyal, seolah mengatakan wahai Bangsa Indonesia, PKI bisa bubar, tetapi ideologinya pasti tetap ada,” kata Idrus Marham di Nusantara Polo Club (NPC), Jagorawi Golf Club, Jl Karanggan Raya, Gunung Putri, Cibinong, Jawa Barat, Senin (17/8/2015).
Diakui Idrus, secara kelembagaan PKI memang sudah bubar, namun PKI bisa saja muncul lagi. Karenanya akata dia, harus ada kekhawatiran.
Partai Golkar tandas Idrus, sejak awal lahir sebagai gerakan reaksi terhadap komunis. Dan Golkar sambung Idrus, memegang teguh Pancasila sebagai sebuah ideologi yang harga mati.
Idrus hadir di Gunung Putri, Cibinong untuk mengikuti upacara peringatan 70 tahun kemerdekaan Indonesia oleh Partai Gerindra bersama Koalisi Merah Putih (KMP) yang dihadiri 4 ribu orang.
Selain Idrus Marham, elit partai-partai KMP yang hadiri upacara diantaranya Presiden PKS Sohibul Iman, mantan Presiden PKS Anis Matta, Sekjen PKS Taufik Ridho, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, Wasekjen PKS sekaligus Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.
Dari Partai Golkar hadir juga Ketua Dewan Pembinan Akbar Tandjung dan Ketua DPP Golkar Fadel Muhammad, Ketua Umum PPP Djan Faridz, dan Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno.









