maiwanews – Pesawat tempur latih T50i milik TNI Angkatan Udara jatuh saat melakukan atraksi udara dalam rangka kegiatan Yogya Airshow di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Minggu (20/12/2015) sekitar pukul 09.45 WIB.
Pesawat T50i merupakan pesawat tempur latih yang dibeli dari Korea Selatan sekitar tiga tahun lalu. Saat ini, TNI AU memiliki 16 pesawat atau satu skuadron pesawat yang dibut melalui kerjasama Korea dan Amerika itu.
Pesawat latih supersonik T50i dikembangkan oleh Korean Aerospace Industries dengan bantuan Lockheed Martin dan didukung pemerintah Korea melalui pembiayaan sebesar 70 %.
Penerbangan pertama T50 dilakukan pada Agustus 2002, pengujian tugas operasional pertama mulai Juli 28 sampai 14 Agustus 2003, dan Angkatan Udara Korsel menandatangani kontrak produksi untuk 25 T50 pada Desember 2003.
Berikut spesifikasi pesawat yang pernah disebut-sebut akan dibuat bersama Indonesia yang dikutip dari TNI AU:
Karakteristik umum
– Kru: 2
– Panjang: 42 ft 7 in (12.98 m)
– Lebar sayap: 30 ft 1 in (9.17 m)
– Tinggi: 15 ft 8.25 in (4.78 m)
– Berat kosong: 14,200 lb (6,441 kg)
– Berat maksimum lepas landas: 26,400 lb (11,985 kg)
– Mesin: 1× General Electric F404 afterburning turbofan
– Dorongan kering: 11,925 lbf (53.07 kN)
– Dorongan dengan afterburner: 17,775 lbf (79.1 kN)
Performa
– Kecepatan maksimum: Mach 1.4
– Jarak jangkau: 1,150 mi ()
– Batas tertinggi servis: 48,000 ft (14,630 m)
Persenjataan
– Guns: 1× M61A1 Vulcan 20 mm Gatling gun
– Rockets: LAU-3/68
– Missiles:
– Air-to-air: 2× AIM-9 Sidewinder
– Air-to-ground: 6× AGM-65 Maverick
– Bombs: 5× CBU-58 cluster, 9× Mk 82, 3× Mk 83/MK 84, and 9× Mk 20.









