Investor Jepang Temui Andi Sudirman, Sulsel Siap Bangun PLTS

20210905-andi-sudirman-sulaiman-di-enrekang
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (baju putih).

maiwanews – Investor dari Jepang siap membantu Pembangunan Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 10 MW (Mega Watt) di Kabupaten Selayar. PT After Fit Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang siap menjadi investor.

Bentuk keseriusan untuk menjadi insvestor di Sulawesi Selatan khususnya di selayar, PT After Fit Indonesia di Sulsel ini mengadakan kunjungan ke Pemerinta Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, pihak investor terlebih dahulu berkunjung ke kabupaten selayar untuk bertemu Wakil Bupati Selayar, Saiful Arif dan untukn melihat potensi apa yang bisa diangkat di Kabupaten Selayar.

Dalam kesempatan itu Plt Gubernur menerima langsung Kunjungan PT After Fit Indonesia, dipimpin oleh CEO Mr Cato Saito sebagai Presiden Direktur, Manager B2B Project Kemas Aulia, dan Manager Area Sulselbar Syamsul Mubarak. Rombongan After Fit Indonesia diterima di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Senin 15 November 2021.

Andi Sudirman, memaparkan, selain Selayar Sulsel masih punya beberapa daerah yang memiliki sumber potensi penghasil listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) yang sumber energinya bervariasi. Misalnya potensi energi dari angin di Sulsel sebesar 800-2.000 MW. Sementara ada juga danau Tempe yang menghasilkan tenaga surya.

“Jadi peluang di Sulsel besar sekali, dan Sulsel adalah tempat paling bagus untuk energi baru terbarukan,” kata Andi Sudirman.

Plt Gubernur Sulsel mengatakan, bahwa ia sendiri yang akan mengawal dari segi kebijakan untuk dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Andi Sudirman menambakan, ia akan support,  karena yang paling penting sekarang adalah masyarakat Sulsel mendapatkan penerangan.

Di samping itu, Manager B2B Project After Fit Indonesia, Kemas Aulia mengatakan, pertemuan ini ada tindak lanjut pengembangan PLTS atau energi terbarukan di Sulsel. Ia menambahkan, ada beberapa tempat lokasi berpotensi bisa direkomendasikan, diantaranya Maros, Pangkep, Jeneponto dan tempat lainnya.

“Beberapa daerah yang memiliki potensi yang besar di Sulsel. Mudah-mudahan kita follow up, ada realisasi yang baik untuk pemenuhan energi terbarukan di wilayah Sulsel”, ujar Kemas Aulia. (i)