maiwanews – Negara Islam Iran telah mengaktifkan kubah besi atau perisai rudal (Iron Dome) sebagai sistem pertahanan udara anti rudal buatan sendiri. Pengamat Hubungan Internasional, Arief Wicaksono Jum’at 9 Januari mengatakan dengan penambahan peralatan militer ini, kekuatan militer Iran semakin meningkat, membuat Iran menjadi lebih aman dan memperkuat posisinya di kawasan Timur Tengah.
Wakil Ketua Parlemen Iran, Mohammad Hassan Aboutorabifard, semalam dalam sebuah pernyataannya (dikutip RT) mengatakan sistem pertahanan udara Iran mempersembahkan kepada negara sebuah kubah besi dalam ati sebenarnya, dan menjadikan wilayah angkasa Iran sebagai wilayah udara paling aman di kawasan.
Aboutorabifard menyebut kubah besinya sebagai “real Iron Dome”, mengacu pada perisai rudal gabungan AS (Amerika Serikat) dan Israel. Perisai AS-Israel seringkali bermanfaat melindungi Israel dari rudal pejuang Hamas. Ia juga mengklaim sistem pertahanan udara Iran adalah alat pertahanan terkuat di kawasan.
Iran pertama kali mengumumkan rencana untuk membuat sistem pertahanan rudal nasional jarak menengah dan jarak jauh pada bulan Agustus tahun lalu.
Otoritas pangkalan pertahanan udara Iran, Khatam ol-Anbia, Brigadir Jenderal Alireza Sabahifard, mengatakan bahwa sistem anti rudal negara itu sepenuhnya siap untuk menghadapi ancaman asing. “Kemampuan pertahanan Udara dan rudal Iran mengalami kemajuan secara proporsional terhadap kemungkinan ancaman”, kata Sabahifard.
Namun demikian Teheran sejauh ini tidak mengeluarkan pernyataan apakah pihaknya akan membuktikan efektifitas sistem pertahanan udaranya. (m013)









