
maiwanews – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menolak reaksi Amerika Serikat terhadap peluncuran kargo penelitian kel ua angkasa baru-baru ini dari sebuah kapal induk satelit Iran. Ia menekankan bahwa program penelitian ruang angkasa Iran atau pengujian kapal induk satelit tidak dilarang oleh resolusi apapun.
Jubir Kemenlu (juru bicara Kementerian Luar Negeri) Iran Saeed Khatibzadeh Jumat 31 Desember merespon komentar Gedung Putih, menekankan bahwa kemajuan ilmiah dan penelitian, termasuk di bidang kedirgantaraan, adalah hak bangsa Iran, dan itu tidak dapat dicabut. Pernyataan campur tangan seperti itu tidak akan mematahkan tekad orang Iran untuk maju dalam bidang itu.
Saeed Khatibzadeh menegaskan, tidak ada resolusi mencegah Republik Islam Iran melanjutkan program luar angkasa dan eksperimen terkait, termasuk di bidang pembawa satelit, dengan demikian, mengutip Resolusi 2231 DK PBB (Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa) adalah murni keliru dan pada dasarnya tidak benar.
“Seperti dinyatakan sebelumnya, Republik Islam Iran memiliki hak untuk menggunakan teknologi damai di jalur pengembangan penelitian ilmiahnya sesuai dengan standar internasional, dan dengan demikian, tidak akan menunggu pendapat dari negara lain dengan upaya memaksakan hak mereka”, tambah Khatibzadeh, Press TV melaporkan.
Dia juga memberikan penghormatan kepada para ilmuwan muda Iran atas prestasi luar biasa mereka di bidang kedirgantaraan meskipun sanksi ilegal dan tidak adil dijatuhkan pada Republik Islam.
Kementerian Pertahanan Iran pada hari Kamis 30 Desember mengumumkan bahwa roket pembawa satelit buatan dalam negeri negara itu, Simorgh (Phoenix), berhasil meluncurkan tiga perangkat penelitian dalam misi penelitian luar angkasa. Peristiwa itu mencetak pencapaian lain untuk program luar angkasa sipil Republik Islam Iran.
Mengomentari peluncuran peralatan penelitian ke luar angkasa oleh Iran, Deplu AS (Departemen Luar Negeri Amerika Serikat) hari Kamis mengatakan Washington tetap prihatin dengan pengembangan kendaraan peluncuran luar angkasa Iran. Deplu AS juga mengklaim bahwa peluncuran satelit semacam itu akan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), menyerukan Republik Islam untuk menghindari aktivitas apa pun terkait dengan rudal balistik dengan kemampuan mengirimkan hulu ledak nuklir. (Tasnim News Agency/hiu)
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Teddy Tegaskan Tidak Ada Minuman Beralkohol dalam Jamuan Macron
Prabowo Hadiri KTT ke-46 ASEAN, Tegaskan Komitmen akan Sentralitas Kawasan
Prabowo Tegaskan Komitmen Penguatan Kemitraan Indonesia–Thailand
Ukraina Tegaskan Pentingnya Dukungan Kawasan Eropa Tenggara









