
maiwanews – Setelah terpilih sebagai Ketua Umum Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) IX tandingan di Hotel Mercure, Ancol Jakarta, Senin 8 Desember 2014 dini hari, Ketua Presidium Penyelamat Golkar, Agung Laksono menyatakan Partai Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP). Kepada wartawan di lokasi Munas Golkar tandingan, Agung mengatakan keputusan itu berdasarkan rekomendasi Munas.
Golkar kubu Agung juga dikatakan akan mendukung pemerintahan Jokowi-JK, tapi tetap kritis. Pihaknya mendukung kebijakan pro rakyat, tapi akan bersikap kritis jika kebijakan pemerintah tidak berpihak pada rakyat. Agung menyebut pihaknya mengambil posisi sebagai mitra kritis.
Meski mendukung pemerintah sebagai mitra kritis dan keluar dari KMP, Agung mengatakan Golkar tidak bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Dia judtru menginginkan parlemen tidak terbelah menjadi kubu KMP dan KIH. Tidak perlu lagi ada koalisi di DPR.
Agung Laksono terpilih sebagai ketua Golkar dalam munas tandingan di Ancol Jakarta. Dalam pemilihan hari Minggu tadi malam hingga Senin dini hari tadi, Agung unggul dengan perolehan 147 suara dari total 294 suara. Sementara pesaingnya, Priyo Budi Santoso meraih 77 suara, dan Agus Gumiwang Kartasasmita 71 suara. Sati suara lainnya abstain. (m011)
Sambut Hari Jadi, Humas Polri Gelar Donor Darah di Seluruh Polda
Pjs Wali Kota Makassar Terima Kunjungan Tim Penilai Kampung Pancasila di Manggala
Kanwil Kemenkumham Jatim Bekerja Sama Dengan Ditjenpas Gelar Bimtek SPPT-TI
Disdikbud Bulukumba Rombak Pelayanan, Tak Ada Lagi Guru Tinggalkan Sekolah









