maiwanews – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) adalah pahlawan devisa, penyebutan pahlawan tidak boleh basa basi, mereka adalah bagian dari keluarga kita yang bekerja di luar negeri.
Dalam akun Facebooknya Senin (1/12/2014), Jokowi mengungkapkan, sudah selayaknya kita mengalungkan “Bunga Selamat Datang” pada para TKI ketika tiba di bandara, bukan todongan pemerasan oleh oknum.
“Dengan keberaniannya, dengan keteguhan sikapnya, mereka menantang hidup agar berhasil di negeri orang. Hasil kerjanya adalah devisa yang diterima negara,” demikian tertulis di Facebbook.
Para TKI lanjutnya, adalah tulang punggung keluarga, banyak anak-anak terpisah dari ibu-nya yang bekerja, atau terpisah dari bapak-nya. Banyak orang tua yang menggantungkan hidupnya pada kerja anak-anaknya yang bekerja di luar negeri.
Dikatakan juga, amat tidak manusiawi bila ada oknum-oknum yang memeras para TKI, menjadikan mereka seolah sapi perah yang bisa dijadikan tambang uang, terkutuklah mereka yang memeras para TKI, memeras hasil keringat dari mereka yang bekerja.
“Saya perintahkan kepada Menteri Tenaga Kerja untuk membereskan bandit-bandit pemeras tenaga kerja, kita harus menjamin TKI aman dari bandara sampai depan rumahnya. Negara harus hadir untuk menjamin keamanan itu.”
Presiden Serahkan Falcon 8X ke TNI, Perkuat Mobilitas Strategis TNI AU
Presiden Serahkan Alutsista ke TNI, Perkuat Pertahanan Udara
Mentan Optimis Indonesia Swasembada Beras Lebih Cepat dari Target
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Porsche Pertahankan Tren Positif Jelang E-Prix Shanghai









