Koin untuk KPK: Pelajar di Daerah Ikutan Galang Dana

maiwanews, Tuban – Dukungan upaya untuk pembangunan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang juga belum peroleh persetujuan dari para wakil rakyat di Gedung DPR RI Senanyan, Jakarta, tak cuma dilakukan kelompok mayarakat ibukota, mau pun kota-kota besar lainnya di tanah air.

Di Tuban, Jawa Timur, sebuah kota kabupaten yang berada di ruas jalur pantai utara (pantura) perairan Laut Jawa, puluhan pelajar sekolah menengah atas (SMA) yang menatasnamakan diri mereka sebagai Pusat Respek Peduli Sosial (Puspre), Selasa (3/7/2012) menggalang koin untuk pembangunan Gedung KPK.

Aksi yang berlangsung tertib dan damai ini, diawali dari depan Gedung DPRD Tuban, atau tepatnya di Bundaran Patung Letda Sucipto dilanjutkan di perempatan simpang empat ruas Jalan Basuki Rahmat. Para pelajar yang peduli akan gonjang-ganjing seputaran rencana pembangunan gedung pusat pemberantasan korupsi ini, dengan langkah tegap mendatangi setiap pengguna jalan, baik yang memakai mobil atau motor di pemberhentian lampu pengatur lalulintas, menyodorkan kotak kardus menggapai simpati mereka.

Aksi para pelajar ini pun disertai dengan orasi yang intinya menyayangkan sikap anggota dewan yang, menurut mereka, menonjolkan egoism daripada kepentingan masyarakat luas. Dalam hal rencana usulan pembangunan Gedung KPK.

“Kami para pelajar sangat mengharapkan para wakil rakyat di Senayan harus menyetujui pembangunan Gedung KPK. Jangan bersikap egois dan lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri,” tuntut para pelajar dalam orasinya.

Dikatakan mereka, dana yang terkumpul nantinya akan dikirimkan ke KPK. Akan tetapi, kalau pun nantinya DPR RI telah mengesahkan rencana usulan pembangunannya, dana yang sudah terkumpulkan akan disumbangkan bagi kepentingan usaha social di darah setempat, seperti menyantuni anak yatim dan fakir miskin.