Layanan Dokter Virtual Makin Marak

maiwanews – Dalam keadaan sakit biasanya orang sulit beranjak dari tempat tidur, beruntung kemajuan teknologi saat ini semakin mempermudah manusia. Setelah berbagai layanan virtual semakin banyak dimanfaatkan masyarakat, kini satu lagi layanan virtual mulai marak dimanfaatkan.

Dengan berbekal komputer, sambungan internet, dan Skype, layanan virtual bidang kesehatan sudah bisa dinikmati. VoA edisi 21 Oktober 2013 menceritakan seorang pengajar bidang ilmu keperawatan di kota kecil Tenino Washington Amerika Serikat menemui dokternya tanpa meninggalkan rumah.

Pengajar bernama Diana Rae menemui dokter, menceritakan penyakitnya, dan mendapatkan resep tanpa melakukan pertemuan secara langsung. Ben Green menemui pasien setiap hari melalui telekonferensi video. Melalui panggilan video, dr. Green dapat memeriksa pasien layaknya mereka berada di ruangan yang sama. Ben Green adalah seorang dokter dari Unit Gawat Darurat Franciscan Virtual di Tacoma, Washington.

Dalam pernyatannya yang dikutip VoA, Green mengatakan 75 persen pasiennya dapat disembuhkan tanpa harus melakukan pertemuan secara langsung.

Untuk menikmati fasilitas dokter virtual yang disiapkan oleh Franciscan Health System, pasien membayar 35 dolar per sesi virtual. Biaya tersebut lebih murah dibanding mengunjungi mengunjungi rumah sakit atau tempat praktek dokter. Selain murah, cara ini juga lebih praktis.

Untuk memberikan layanan dokter virtual, Franciscan bekerja sama dengan Carena, sebuah perusahaan telekomunikasi kesehatan yang mengkhususkan diri pada pelayanan dokter virtual di Amerika.

Meski memiliki beberapa kelebihan, namun para dokter mengakui metode ini belum tentu cocok untuk semua orang, jika pasien merasa tidak nyaman dengan cara ini, dokter akan menawarkan metode alternatif.

Selain itu, layanan dokter virtual masih terhambat oleh urusan perizinan. Para dokter harus memperoleh izin terpisah dari negara bagian masing-masing. Dokter-dokter yang tergabung di Carena saat ini hanya dapat merawat pasien di Washington dan California. (R19)