Maroef Sjamsoeddin: Reza Chalid yang Minta Saham, Bukan Setya Novanto

maiwanews – Sidang kedua Kamis (3/12/2015) Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang menghadirkan President Director PT FReeport Indonesia Maroef Sjamsuddin berlangsung hingga malam hari.

Dalam salah satu sesi tanya jawab dengan mejelis, Maroef menyatakan bahwa berdasarkan hasil rekaman, yang meminta saham ke Freeport adalah pengusaha M. Reza Chalid, bukan Ketua DPR Setya Novanto sebagaimana informasi yang selama ini beredar di publik.

Jawaban tersebut disampaikan Maroef Sjamsoeddin menjawab pertanyaan anggota MKD Ridwan Bae dalam sidang yang berlangsung di ruang sidang MKD, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Ridwan mengatakan, setelah membolak-balik transkrip rekaman, politisi Partai Golkar itu tidak menemukan satu kalimatpun yang muncul dari Setya Novanto meminta saham ke Freeport baik untuk Presiden Jokowi maupun untuk dirinya.

Sebelum itu, Ridwan Bae juga menyampaikan hasil pencermatannya terhadap transkrip rekaman. Kesimpulannya kata Ridwan, justru yang memulai bicara saham justru dari saksi, Maroef Sjamsoeddin.

Dalam transkrip, pembicaraan saham yang disampaikan Maroef jelas Ridwan, ada di lembaran kedelapan transkrip rekaman.

Ridwan juga secara tidak langsung membantah pernyataan Maroef yang menyatakan dirinya lebih banyak diam dalam pertemuan itu. Menurut hasil hitungan Ridwan di transkrip, jumlah pembicaran terbanyak adalah Reza, lalu Maroef, dan Novanto.