
maiwanews – Pemerintah Iran mengonfirmasi jumlah korban tewas akibat dua ledakan hari Rabu di Kota Kerman mencapai 84 orang, menekankan situasi keamanan kota dalam keadaan stabil. Ledakan terjadi di dekat makan Jenderal Qasem Soleimani.
Penegasan itu disampaikan Mendagri (Menteri Dalam Negeri) Iran Ahmad Vahidi sebagaiman dikutip Tasnim News Agency hari Kamis, 4 Januari 2024. Ia menyatakan keyakinannya bahwa aparat keamanan dapat menangkap pelaku serangan.
Mendagri Vahidi saat mengunjungi para korban serangan teroris di Kerman, memuji upaya cepat dari staf medis rumah sakit dalam merawat sejumlah besar korban luka. Dia menyoroti, 111 prosedur pembedahan dilakukan terhadap korban luka.
Mengutip angka dari kedokteran forensik, Mendagri Vahidi mencatat bahwa jumlah korban tewas terkonfirmasi sebanyak 84 orang. Ia mengakui bahwa beberapa orang dirawat di rumah sakit di unit perawatan kritis dengan kondisi kurang menguntungkan, dan angka ini mungkin berubah.
Dari 284 orang korban luka, sejumlah besar telah dipulangkan, 220 orang saat ini dirawat di rumah sakit di Kerman. Sebagian korban dalam kondisi stabil atau memerlukan operasi kecil.
Seluruh personel medis telah dimobilisasi untuk menangani korban luka secara efektif, Mendagri Vahidi menggarisbawahi kerja sama antara otoritas kesehatan untuk keberhasilan proses pengobatan.
“Badan keamanan, intelijen, dan penegakan hukum sepenuhnya sadar dan memegang kendali, melaksanakan rencana mereka sesuai dengan protokol sesuai ketetapan”, ungkap Mendagri Vahidi. (z/Tasnim News Agency)
Pemkot Makassar Siap Kolaborasi Atasi Masalah Sampah di TPA Antang
Bertemu Prabowo, Bill Gates Puji Komitmen Indonesia dalam Kesehatan dan Pertanian
Operasi SAR Sisir Daratan dalam Pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
Porsche Buka Pusat Klasik Pertama Jerman di Kassel









