
maiwanews – NATO menempatkan sistem pertahanan udara rudal Patriot di Slovakia. Langkah ini untuk memperkuat pertahanan di sayap Timur blok pertahanan negara-negara Barat ini.
Perang di Ukraina telah menunjukkan bahwa semua negara anggota NATO khususnya di sayap Timur harus mampu melindungi wilayah udara mereka. Hal ini disampaikan dalam keterangan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) hari Jumat (20/05/2022).
Serangan militer Rusia ke Ukraina dikatakan telah mengubah wajah keamanan Eropa. NATO menggarisbawahi perlunya pasukan siap tempur untuk dapat dikerahkan dengan kecepatan di seluruh wilayah pakta pertahanan negara-negara Barat.
“Perang di Ukraina tentu juga telah menunjukkan dan memperjelas bahwa semua negara NATO, khususnya negara-negara di sayap timur NATO, harus mampu melindungi wilayah udara mereka sendiri dan harus melindunginya.”
Pernyataan ini disampaikan Komandan Gugus Tugas di Slovakia Kolonel Jorg Sievers. Ia menambahkan, aliansi harus memastikan tidak boleh ada benda terbang termasuk rudal dapat membahayakan negara-negara NATO.
Komandan Unit Pemadam Kebakaran Belanda Kapten Tommie menyebut sistem senjata Patriot mencegat rudal balistik taktis, rudal jelajah, dan ancaman udara seperti pesawat dan helikopter. Dan itu dilakukan dengan menggunakan sistem radar. Sistem radar ini mengarahkan rudal ke target dan menghancurkan target.
Komandan Detasemen Belanda Kolonel Patrick Wekking menyebut Patriot pada intinya adalah sistem pertahanan. Sistem ini dibangun agar dapat digunakan terhadap berbagai kemungkinan ancaman. Saat ini misi aliansi adalah untuk melindungi obyek-obyek penting dari serangan rudal balistik taktis.
Letnan Elisabeth Meppelink, anggota Grup Pertahanan Rudal Udara Pertama Angkatan Udara Jerman, dalam keterangannya menyebut, merupakan hal penting baginya bersama pasukan lain untuk berada di lokasi dengan beberapa negara karena berbagai negara ini juga membawa keahlian masing-masing.
Dengan kebersamaan negara-negara anggota, Letnan Elisabeth Meppelink menilai pihaknya juga dapat mengandalkan negara lain dan memanfaatkan pengalaman mereka dan dengan demikian memberikan kontribusi besar sebagai gugus tugas multinasional secara keseluruhan.
NATO dalam keterangannya menjelaskan, sekutu pakta pertahanan memanfaatkan keahlian masing-masing untuk memperkuat pencegahan dan postur pertahanan aliansi.
Satuan Tugas Pertahanan Udara dan Rudal Belanda-Jerman mengerahkan sistem rudal permukaan ke udara Patriot di dekat Pangkalan Udara Sliac, Slovakia pada bulan April untuk memperkuat kemampuan pertahanan di sisi Timur NATO.
Sistem Patriot akan berkontribusi pada Sistem Pertahanan Udara dan Rudal Terpadu NATO (NATO Integrated Air and Missile Defence System/NATINAMDS). Sistem pertahanan udara ini merupakan jaringan sensor saling berhubungan, aset komando dan kontrol, serta sekaligus sebagai senjata.
Sistem pertahanan berbasis darat ini akan memperkuat kemampuan NATO untuk melindungi wilayah NATO dari segala ancaman dan serangan udara dan rudal. Sistem ini memungkinkan NATO untuk memberikan kewaspadaan berkelanjutan di seluruh wilayah udara NATO. (hiu)









