maiwanews – Presiden Amerika Serikat Barack Obama meminta National Security Agency (NSA) berhenti memata-matai markas International Monetary Fund (IMF), Bank Dunia (World Bank), dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Seorang pejabat Amerika Serikat menyampaikan pada kantor berita bahwa Presiden Obama membatasi kegiatan mata-mata dalam beberapa pekan terakhir. Kegiatan pengawasan NSA terhadap IMF dan Bank Dunia di Washington sebelumnya tidak diketahui mengingat kegiatan tersebut merupakan program rahasia.
Menanggapi tudingan kegiatan mata-mata terhadap beberapa markas organisasi internasional, pejabat pemerintahan Obama mengatakan Amerika Serikat tidak melakukan pengawasan elektronik terhadap markas IMF dan Bank Dunia di Washington. Namun dia tidak menjelaskan apakah sebelumnya NSA pernah memata-matai lembaga tersebut.
Pihak IMF dan Bank Dunia tidak memberi komentar, demikian pula dengan pihak NSA dan kantor intelijen nasional.
Pejabat badan intelijen Amerika Serikat mengakui adanya spionase ekonomi di masa lampau, namun seorang pejabat senior intelijen Amerika Serikat mengatakan pemerintahan Presiden Obama telah melakukan upaya lebih dibanding pemerintah terdahulu dalam mengumpulkan data ekonomi.
Setelah masuk ke Gedung Putih, Presiden Obama mulai menerima ringkasan informasi ekonomi dari Central Intelligence Agency (CIA), selain itu ada laporan berkala mengenai penilaian keamanan internasional.
NSA dalam beberapa pekan belakangan ini menjadi sorotan setelah Snowden membocorkan dokumen rahasia mengenai kegiatan mata-mata Amerika Serikat terhadap orang dan lembaga penting di berbagai belahan dunia. (R21/RT)
.









