
maiwanews – Tentara Yaman meluncurkan putaran baru serangan pesawat tak berawak terhadap posisi koalisi pimpinan Saudi. Serangan drone dilancarkan Angkatan Udara (AU) Yaman Minggu 6 Juni dini hari di sebuah pangkalan udara utama di provinsi Asir, Barat Daya Arab Saudi.
Juru bicara militer Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree, dalam kicauannya di Twitter mengatakan Angkatan Udara mencapai target sensitif di dalam Pangkalan Udara Raja Khalid dekat kota Saudi Khamis Mushait pada Minggu dini hari.
Brigadir Jenderal (Brigjen) Yahya Saree mengatakan serangan itu menggunakan pesawat nirawak Qasef-2K buatan dalam negeri. Serangan merupakan tanggapan atas agresi dan pengepungan di Yaman.
Pangkalan udara King Khalid telah berulang kali menjadi sasaran mengingat lokasinya paling dekat dengan perbatasan Yaman, hal itu memudahkan pesawat tempur Saudi untuk lepas landas dan mencapai target mereka dalam waktu lebih singkat dan tanpa perlu menyediakan fasilitas pengisian bahan bakar di udara. (Tasnimnews)
Sanksi AS Menarget Perdagangan Minyak Iran-Tiongkok
Prabowo Sambut Hun Sen, Pererat Hubungan Diplomatik Indonesia-Kamboja
Dankormar Sambut Kepulangan Satgas TNI Kontingen Garuda Unifil TA 2024
Peringatan Hari Kartini 2025 di Sulsel: Seruan untuk Perempuan Terus Berkarya
Panglima TNI Terima Silaturahmi 30 Organisasi Pemuda Islam









