Pasukan AS di Irak Tetap Berisiko Meski Misi Telah Berubah

20220104-john-kirby
Sekretaris Pers Pentagon John F Kirby dalam konferensi pers, di Pentagon, Washington, D.C. Amerika Serikat. Selasa 4 Januari 2022.

maiwanews – Pasukan Amerika Serikat di Irak tetap berisiko, meski misinya telah berubah sejak dua pekan lalu dari pertempuran menjadi sekedar memberi saran dan bantuan. Demikian pernyataan Sekretaris Pers Pentagon John F Kirby kepada wartawan Rabu 5 Januari dini hari WIB atau Selasa 4 Januari waktu setempat.

Pernyataan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan salah seorang wartawan mengenai serangan di sekitar Green Village di Suriah. Menurut Kirby, pasukan Amerika Serikat (AS) di wilayah itu berada dalam bahaya. Sementara target serangan di sekitar Green Village dikatakan akan digunakan sebagai tempat peluncuran serangan terhadap Green Village.

Ancaman serangan terhadap Green Village menurut Kirby harus ditanggapi dengan serius. Serangan terhadap beberapa situs dekan Green Village disebut sebagai langkah pembelaan diri. “Kami selalu memiliki hak membela diri”, ungkapnya. Namun ia mengaku tidak bisa memastikan siapa pihak di balik situs-situs itu.

Terkait serangan-serangan oleh milisi dukungan Iran, Kirby mengungkapkan, kekhawatiran akan serangan mereka telah ada sejak lama. Seranga-serangan milisi telah memvalidasi kekhawatiran atas keselamatan dan keamanan orang-orang Amerika Serikat di Irak. (DOD/z)