
maiwanews – Perumda Air Minum Kota Makassar berencana melakukana pengerjaan darurat menyusul terjadinya kebocoran pipa diameter 400 mm asbes atau 16 inci. Kebocoran terjadi di depan Kompleks AURI. Diperkirakan pekerjaan itu akan memakan waktu 1×24 jam. Setelah itu terjadi proses normalisasi sebelum air kembali mengalir dengan normal ke rumah pelanggan.
Dalam keterangannya Rabu (24/11/2021) malam, pihak PDAM (Perumda Air Minum) Kota Makassar menyampaikan tim teknik akan mematikan pompa jurusan Tamalanrea. Langkah ini diambil saat akan memulai pengerjaan agar dapa meminimalisasi kehilangan air.
Proses pengerjaan direncakanakan dimulai hari Kamis (25/11/2021) pagi sekitar pukul 10:00 WITA. Aktifitas tersebut diperkirakan akan berdampak pada gangguan pasokan air ke beberapa daerah.
Pihak PDAM Kota Makassar merinci daerah terdampak itu masing-masing adalah: Nipah Mall, Kantor Gubernur, sekitar kampus UMI (Universitas Muslim Indonesia) dan eks terminal, Jalan Hadji Kalla dan sekitarnya, KODAM, Aspol Tello, Jalan Kesadaran dan sekitarnya, Citra Tello, Perumahan Hamzy, Perumahan Antara, Perumahan Asal Mula, UNHAS, RS Unhas, RS Wahidin, BTP, NTI, Jalan Bonto Ramba dan sekitarnya, Jalan Biring Romang dan sekitarnya, Bukit Khatulistiwa, Jalan Parumpa dan sekitarnya, RS Daya, serta Komp Puri Kencana.
Kepada pelanggan terdampak, pihak PDAM Kota Makassar menyampaikan mohon untuk bersabar dan mengingatkan untuk menampung air sebelum pengerjaan berlangsung. Masyarakat juga diharapkan agar bijak dalam menggunakan air selama proses pengerjaan berlangsung.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi No WA (WhatsApp) Pengaduan 0811 4152888 dan nomor telepon pengaduan 0411 876777. (*)
Gubernur Sulsel Tinjau Pengerjaan Jalan Hertasning
Hardiknas 2026, Kapolri Gaungkan Pendidikan Bermutu Wujudkan Indonesia Emas 2045
Hardiknas di Makassar, Appi Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Pemkot Makassar Gandeng BBPJN Bahas Percepatan Sambungan Air PDAM di Utara Kota & Timur
Pemkot Makassar, Berkomitmen Bangun Dermaga & Hadirkan 2 Kapal Penyeberangan di Pulau









