
maiwanews – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah merampungkan pengerjaan jalan ruas Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk. Pembangunan ifrastruktur ini sepanjang 5,4 km untuk pengerjaan tahun 2022.
Hal ini telah dikonfirmasi oleh Gubernur Prov Sulsel (Provinsi Sulawesi Selatan) Andi Sudirman Sulaiman. Dalam pernyataannya menyebut bahwa ruas jalan ini menggunakan konstruksi jalan aspal dan bahu beton.
“Alhamdulillah, telah tuntas 100 persen pengerjaan jalan ruas Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk”, ungkap Gubernur Sudirman hari Minggu (08/01/2023).
Ruas jalan ini menghubungkan dua kabupaten, Toraja Utara dan Luwu. Dikerjakan secara bertahap, tahun 2020 lalu telah dibangun ruas jalan sepanjang 3 km. Kemudian pada tahun 2021 dirampungkan sepanjang 11,40 km. Proyek pembangunan direncanakan berlanjut di tahun 2023.
Ruas jalan Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk dapat menjadi akses bagi masyarakat sebagai jalur alternatif penunjang jika kareana sesuatu hal jalan nasional pada ruas Rantepao-Palopo tidak dapat dilalui. Dengan demikian, aksesibilitas masyarakat semakin dipermudah dalam menunjang kelancaran transportasi.
āDiharapkan menjadi akses Luwu Raya ke Toraja sekaligus jalur pintas terhadap akses barang maupun jasa dalam mendukung percepatan ekonomi dan pariwisata Toraja maupun Luwu Raya”, ungkap Gubernur Sudirman. (z/Pemprov Sulsel)
.









