Penambangan Minyak Bojonegoro Minta Korban Nyawa

BOJONEGORO – Kegiatan pengeboran migas di Kabupaten Bojonegoro kembali memakan korban. Kali ini, Anansyah (6), siswa kelas 2 SD tewas tenggelam didalam lokasi penampungan pemboran migas Tiung Biru (TBR)-B milik Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Asset 4 di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika korban bersama dua temannya memancing ikan dipenampungan air didalam lokasi pemboran migas TBR – B yang tidak berpagar, Rabu (24/4) lalu. Diduga anak ketiga pasangan Munahar – Sripah itu terpeleset dan kemudian jatuh kedalam penampungan dengan kedalaman sekira 2-3 meter.

Karena tidak bisa berenang, korban akhirnya tenggelam. Dua teman korban yang mengetahui peristiwa itu langsung berlari dan berteriak meminta tolong warga.

Warga yang mendengar langsung datang kelokasi kejadian dan menolong korban. Namun sayang ketika korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Kapolsek Tambakrejo, AKP. Purwanto, membenarkan kejadian bocah tenggelam dilokasi pemboran migas TBR-B.

”Tak ada tanda-tanda penganiayaan ditubuh korban. Korban murni tenggelam,” tegas Purwanto.

Keluarga korban tak mau jenazah korban diotopsi. Mereka memilih jenazah Anansyah dimakamkan.

”Tidak usah. Mungkin ini sudah musibah,” kata Junaidi, paman korban.

Isak tangis pun mewarnai prosesi pemakaman. Korban dimakamkan selang beberapa jam dari peristiwa tersebut. Korban dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kalisumber. Perwakilan Muspika Tambakrejo, manajemen Pertamina EP, dan perangkat desa turut mengantarkan jenazah korban ditempat peraduan terakhir.

“Kami turut prihatin dan berduka cita atas peristiwa ini. Sebagai reaksi cepat kami adalah Tim Pertamina EP sejak siang tadi dan sampai saat ini masih turut membantu keluarga untuk proses pemakamannya,” kata Legal & Relations PEP Asset 4, Arya Dwi Paramita melalui BlackBerry Messenger.

Sebagai bentuk bela sungkawa PEP Asset 4 membantu biaya pemakaman korban yang difasilitasi tim yang telah diturunkan kelokasi TBR. “Bantuan kami sampaikan langsung kepada keluarga korban. Yang memfasilitasi teknisnya Mbak Susan dan Mas Yonata,” ungkap Arya.  (sandi suswondo)