Penjelasan Air Asia Atas Hilangnya Pesawat QZ8501

air-asiamaiwanews – Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ8501 dari Surabaya ke Singapura telah kehilangan kontak dengan kontrol lalu lintas udara pada 07.24 WIB, Minggu (28/12/2014).

Pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Juanda di Surabaya pukul 05.35 WIB. Pesawai QZ8501 mengangkut 155 penumpang termasuk dua pilot, empat pramugari dan satu teknisi.

Saat ini, operasi pencarian dan penyelamatan pesawat QZ8501 sedang dilakukan di bawah koordinasi The Indonesia dari Otoritas Penerbangan Sipil (CAA). AirAsia Indonesia memberi dukungan penuh dan membantu upaya pencarian pesawat QZ8501.

Dalam akun Facebook resmi Air Asia Minggu (28/12/2014) disebutkan, sebelum pesawat kehilangan kontak, pilot meminta izin kepada Air Traffic Control Indonesia (ATC) untuk merubah arah untuk menghindari awan.

Dijelaskan Air Asia, pesawat QZ8501 tersebut telah menjalani perawatan rutin terakhir pada 16 November 2014. Saat kejadian, pesawat dikemudikan pilot senio Iryanto yang memiliki 6.100 jam terbang dibantu co-pilot dengan 2,275 jam terbang.

AirAsia telah membentuk Pusat Emergency Call khusus untuk para keluarga atau kerabat yang mungkin berada di dalam pesawat QZ8501 pada nomor 622129850801.

Air Asia Indonesia secara resmi menyatakan menyesal atas hilangnya pesawat Airbus jenis A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC tersebut.