Alasan Kesehatan, Pihak Berwenang Myanmar Bebaskan Sekutu Suu Kyi

20171114-aung-san-suu-kyi
Aung San Suu Kyi di Manila Filipina. 14 November 2017.

maiwanews – Pihak berwenang Myanmar membebaskan salah seorang sekutu Aung San Suu Kyi dengan alasan kesehatan.

Laporan Direct USAGM Minggu, 6 Oktober 2024 EDT, atau Senin, 7 Oktober 2024 WIB, menyebutkan, Zaw Myint Maung, 72 tahun, menerima amnesti saat sedang berjuang melawan penyakit kanker.

Zaw Myint Maung adalah pendukung partai NLD (Liga Nasional untuk Demokrasi) pimpinan Suu Kyi. Ia disebut telah menjadi duri dalam daging bagi militer selama beberapa dekade kekuasaannya. Maung ditangkap setelah kudeta terakhir militer pada tahun 2021 dan kemudian dipenjara atas tuduhan korupsi.

Zaw Myint Maung berada di unit perawatan intensif di Mandalay. Ia merupakan mantan menteri utama wilayah Mandalay dan ditahan tak lama setelah kudeta.

Pada tahun 2022, junta mengeksekusi seorang mantan anggota parlemen lainnya dalam penggunaan hukuman mati pertama di Myanmar selama beberapa dekade. Pada bulan Maret tahun lalu, junta membubarkan NLD karena gagal mendaftarkan diri di bawah undang-undang pemilihan umum baru rancangan militer, dan menghapusnya dari jajak pendapat.

Suu Kyi, 79 tahun, sedang menjalani hukuman penjara 27 tahun atas berbagai tuduhan mulai dari korupsi hingga tidak mematuhi pembatasan pandemi COVID-19. Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa persidangan tertutupnya adalah tipuan, dirancang untuk menyingkirkannya dari kancah politik.

Bulan lalu, media Italia melaporkan bahwa Paus Fransiskus telah menawarkan perlindungan di wilayah Vatikan kepada Suu Kyi, pemimpin pemerintahan ini digulingkan oleh militer pada tahun 2021. (z/Direct USAGM/VOA/my/jm)