maiwanews – Babak baru permasalahan nuklir Iran diharapkan mencapai kesepakatan dalam perundingan di Jenewa Selasa 15 Oktober 2013. Selain Republik Islam Iran, perundingan itu akan dihadiri oleh kelima anggota Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman.
Indikasi positif perundingan tersebut terlihat dari pernyataan presiden Iran, Hassan Rouhani, 11 Oktober lalu. Presiden Hassan Rouhani mengatakan pihaknya meyakini akan tercapai kesepakatan terkait isu nuklir Iran.
Sehari sebelum pernyataan Presiden Hassan Rouhani, ketua parlemen Iran, Ali Larijani, mengatakan perbedaan pandangan antara barat dan negerinya dapat diselesaikan. Dalam pertemuan Persatuan Antar-Parlemen di Jenewa, Swiss hari Rabu 9 Oktober, Larijani menyampaikan sikap respeknya terhadap keputusan negara-negara penentang nuklir Iran untuk mengupayakan solusi politik setelah sebelumnya mereka menerapkan sanksi untuk menekan Iran.
Larijani mengatakan pemerintahnya telah menyusun rencanauntuk diusulkan pada perundingan 15 Oktober nanti. Ia juga berharap perundingan itu dilakukan dengan serius.
Meski berharap tercapai kesepakatan dalam perundingan 15 Oktober nanti, Iran enggan memindahkan bahan-bahan nuklirnya keluar negeri. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, Minggu 13 Oktober menegaskan pengalihan bahan nuklir negaranya ke luar negeri tidak bisa dilakukan. Dan itu menjadi syarat untuk melanjutkan perundingan.
Menteri Luar Negeri Amerika, John Kerry, Senin 14 Oktober mengemukakan bahwa jalur diplomasi masih terbuka atas program nuklir Iran.
Perundingan nuklir Iran kali ini adalah untuk pertama kalinya sejak Hassan Rouhani menjadi presiden Iran Agustus lalu. Presiden Hassan Rouhani telah memberi sinyal bahwa pihaknya bersedia menempuh jalur diplomasi untuk mengurangi tekanan sanksi barat. (R19/VoA)
Prabowo dan Rosan Bahas Danantara dan Arah Investasi
Perundingan Dagang, Indonesia Tawarkan Solusi Saling Menguntungkan ke Amerika Serikat
Khamenei Minta Militer Iran Tingkatkan Kemampuan
2.912 Personel Gabungan Amankan Putusan MK Terkait Perselisihan Hasil Pilkada
Presiden Luncurkan Danantara di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta









