maiwanews – Dua buah pesawat Yupiter milik TNI-AU yang tergabung dalam Jupiter Aerobatik Tim (JAT) tabrakan saat latihan persiapan pelaksanaan Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA’15).
Salah satu pesawat terlihat terbakar dan menimbulkan asap hitam sebelum jatuh ke tanah. Beruntung empat pilot dikabarkan selamat tanpa menderita luka serius. Keempatnya sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Langkawi.
Dalam keterangan persnya, penyelenggara LIMA’15 mengungkapkan, sayap kedua pesawat patah setelah bersenggolan di udara.
Pesawat Yupiter yang terbakar di udara itu lalu jatuh menimpa sebuah rumah penduduk serta sebuah mobil yang sedang terparkir. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun rumah tertimpa mengalami kebakaran.
“Satu rumah dan satu mobil yang diparkir terbakar akibat puing-puing jatuh, Mr. Zulkifli bin Abu Mutalib, pemilik tidak ada di rumah pada saat itu;” tulis LIMA’15 dalam akun facebooknya, Minggu (15/3/2015).
Angkata Udara Diraja Malaysia (The RMAF) dan Tentara Nasioanal Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) akan membentuk tim gabungan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan itu.
Sebanyak 8 Pesawat KT-1 B Woong Bee TNI-AU tiba di Malaysia Jumat ( 13/3/2015) untuk ikut berpartisipasi di LIMA’15 yang akan berlangsung tanggal 17 hingga 21 Maret 2015.
Tim ini dipimpin oleh Komandan Lanud Adi Sutjipto, Marsekal Pertama TNI Yadi I. Sutanantika dan Koordinator Letkol Pnb Arief Hartono, serta Flight Leader oleh Letkol Pnb Feri Yunaldi.









